Toyota Bakal Bawa 3 Model Elektrifikasi Baru ke IIMS 2026
Indonesia International Motor Show (IIMS) siap digelar bulan depan, tepatnya pada 5-15 Februari 2026. Pameran ini bakal diikuti banyak merek otomotif, termasuk Toyota, yang mengatakan telah mempersiapkan kejutan melalui tiga model elektrifikasi.
Belum dapat dipastikan mobil yang dimaksud akan langsung diluncurkan atau hanya sekadar perkenalan. Identitas ketiga mobil tersebut juga masih dirahasiakan, tetapi dugaannya berstatus facelift atau penyegaran produk yang sebelumnya telah eksis.
"Kami akan bawa tiga produk elektrifikasi di IIMS 2026," kata Henry Tanoto, Wakil Presiden Direktur Toyota Astra Motor (TAM) di Jakarta, Selasa (27/1).
Menurut Henry ini menjadi salah satu komitmen perusahaan untuk terus memperluas segmen elektrifikasi di Tanah Air.
Selain itu Henry juga menyampaikan pihaknya akan memulai penjualan Veloz Hybrid pada ajang IIMS 2026. Indikasinya, pameran itu bakal dimanfaatkan untuk seremonial penyerahan perdana Veloz Hybrid ke konsumen.
Veloz Hybrid resmi meluncur di Indonesia pada November 2025, sejak saat itu keran pemesanan telah dibuka. Namun pengiriman unit ke konsumen dijanjikan tahun ini.
"Dan mulai jualan Veloz Hybrid," katanya.
Henry menambahkan pihaknya juga akan memboyong satu unit produk sport dengan label Gazoo Racing (GR).
Permintaan mobil hybrid Toyota naik
Henry menambahkan permintaan mobil elektrifikasi Toyota, khususnya Hybrid terus meningkat. Tren kenaikan terlihat dalam data penjualan antara 2024-2025.
"Elektrifikasi market tahun lalu naik cukup banyak dibandingkan 2024, Toyota sendiri selain BEV kita fokus di hybrud, hybrid pertahankan market share lebih dari 50 persen," ujar Henry.
"Acceptance hybrid merata, Jakarta 50 persen, Jawa selain Jakarta 20 persen, sisanya di luar Jakarta dan jawa sekitar 20 persen," katanya menambahkan.
Mengutip data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil hybrid naik 10 persen pada 2025 menjadi 65.943 unit, sedangkan Plug In Hybrid Electric Vehicle (PHEV) tumbuh 3.775 persen menjadi 5.270 unit.
(ryh/fea)