Konsumsi BBM Chery C5 CSH Digeber Sejauh 476 Km
Pengujian konsumsi bahan bakar Chery C5 CSH dilakukan sejauh 400 km dari Jakarta menuju Semarang, Jawa Tengah. Perjalanan uji coba melalui rute dengan berbagai kontur dan kondisi jalan.
Seperti diketahui, Chery C5 CSH merupakan compact SUV yang akan bersaing dengan Toyota Yaris Cross Hybrid dan Honda HR-V Hybrid. Chery C5 CSH akan diluncurkan di pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Sebelum resmi diluncurkan, CNNIndonesia berkesempatan menguji konsumsi BBMnya. Perjalanan dimulai dari kawasan Cilandak, Jakarta selatan dalam kondisi tangki terisi penuh. Saat kondisi bensin full, mobil diklaim mampu digas hingga 863 km berdasarkan informasi yang tertera pada MID.
Pedal akselerator diinjak menyusuri jalanan Ibu Kota Jakarta yang terbilang padat, lalu memasuki gerbang tol dengan kecepatan menengah. Saya saat itu belum mengemudi, hanya duduk sebagai penumpang.
Kesan berada di interior tak berbeda jauh dengan varian C5 lainnya, termasuk urusan kelapangan, mengingat dimensi yang disuguhkan sama. Panjang C5 CSH ini 4.447 mm, lebar 1.824 mm, tinggi 1.588 mm, dan jarak antar sumbu roda 2.610 mm.
Mobil terasa halus saat mode EV, namun sifatnya hanya sementara, sebelum akhirnya mesin bensin menyala hidup. Saat lalu lintas padat sistem ini teknologi hybrid-nya cukup dominan.
Memasuki tol Trans Jawa, saya berkesempatan mengemudi secara bergantian dengan rekan sebelumnya.
Bila Anda pernah mengemudi Omoda 5 maupun C5, tentu rasa kenyamanan yang sama dapat ditemukan pada mobil interior mobil ini. Joknya masih mengadopsi jenis kursi semi bucket dilapisi kulit sintetis, serta pengaturannya sudah elektrik.
Kemudian roda kemudi juga dapat diatur melalui tilt and telescopic.
Menyusuri tol Trans Jawa menggunakan mobil ini terbilang menyenangkan, terlebih situasi lalu lintas sedang lengang sehingga pedal gas bisa diinjak lebih dalam. Motor listriknya dapat diandalkan sehingga mobil terasa tak ngos-ngosan, terutama saat menyalip truk-truk besar atau kala mengejar rombongan.
Untuk diketahui, mobil ini dibekali mesin bensin 1.5T GDI (DHE) dikombinasikan dengan motor listrik serta baterai berkapasitas 1,83 kWh. Untuk mesin diklaim mampu melepas 105 kW dan torsi 215 nm, sedangkan motor listrik dapat menyemburkan 150 kw dan torsi 310 nm.
Tenaga dan torsi tersebut disalurkan ke roda depan. Bila mau mendapatkan impresi berkendara lebih bisa aktifkan mode sport.
Kerja sistem hybrid terpampang jelas pada head unit.Pada layar terlihat akan terlihat saat mobil sepenuhnya digerakkan sistem hybrid, atau saat baterai dicas melalui mesin. Saat terjadi kombinasi antara mesin dan motor listrik untuk menggerakkan mobil juga dapat terpantau melalui animasi tersebut.
Lihat Juga : |
Hasil konsumsi bahan bakar Chery C5 CSH
Sesampainya di tempat tujuan yaitu Kota Semarang, total jarak tempuh yang dilalui 476 km. Muncul angka pada MID yakni rata-rata konsumsi bahan bakar 18,9 km per liter.
Hasil ini diperoleh dengan catatan mobil dikemudikan oleh tiga orang yang memiliki karakter mengemudi berbeda-beda, AC menyala, kecepatan 80-100 km per jam di jalan bebas hambatan. Mode berkendara yang digunakan lebih dominan eco, ketimbang mode sport.
Meski begitu, rata-rata konsumsi bahan bakar sempat mencapai 22 km per liter, sedangkan klaim pabrikan berdasarkan NDEC dapat mencapai 20,4 km per liter, dengan kombinasi antara baterai, motor listrik, dan bensin.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, uji coba ini membuktikan bahwa teknologi hibrida asal China cukup dapat diperhitungkan untuk berkompetisi di segmen compact SUV jenis hybrid di Indonesia.
Performa yang responsif, kenyamanan, serta sistem hybrid dapat menjadikan C5 CSH sebagai penantang serius bagi mobil Jepang yang sudah lebih dahulu mengaspal. Mobil ini juga sekaligus bisa dijadikan alternatif berkendara bagi konsumen yang ingin lebih jarang singgah ke SPBU.
(ryh/mik)