Insentif Mobil Listrik Tak Jelas, Jaecoo Siapkan 2 Strategi Harga J5

CNN Indonesia
Senin, 02 Feb 2026 13:36 WIB
Jaecoo Indonesia menyatakan punya dua strategi harga J5 dengan insentif ataupun tidak.
Jaecoo Indonesia menyatakan punya dua strategi harga J5 dengan insentif ataupun tidak. (CNN Indonesia/Rayhand)
Jakarta, CNN Indonesia --

Divisi merek turunan Grup Chery Indonesia, Jaecoo, menyatakan sudah menyiapkan dua strategi buat menanggapi ketidakpastian insentif mobil listrik pada tahun ini. Jaecoo, yang menjual mobil listrik J5 dengan mekanisme Completely Knock Down (CKD), pada tahun lalu menikmati insentif dari pemerintah berupa diskon PPN sebesar 10 persen, tetapi sudah disetop pada 31 Desember 2025.

Bila insentif itu tak dilanjutkan ke tahun ini maka harga mobil listrik naik. Hal ini bisa menghambat potensi perkembangan mobil listrik yang pada tahun lalu loncat 131 persen menjadi 103 ribu unit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mohamad Ilham Pratama, Head of Marketing Jaecoo Indonesia, mengatakan pihaknya sudah menyiapkan strategi, satu untuk insentif dilanjutkan dan satu lainnya bila tidak ada sama sekali.

"Kami sudah siapkan beberapa rencana, karena belum ada kejelasan insentif ini apa akan dilanjutkan atau tidak, atau perhitungannya seperti apa," kata Ilham di Bogor, Jumat (23/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Ilham apapun strategi yang dipilih bakal diusahakan tidak memberatkan konsumen. Formulasi strategi itu dikatakan sudah disiapkan dengan memerhatikan berbagai kalkulasi yang dipengaruhi banyak hal, termasuk faktor makro seperti nilai tukar rupiah.

"Kalau misal insentif dilanjutkan akan pakai (rencana) A, tapi kalau misal tidak dilanjutkan kami akan memberi penawaran B, yang artinya tetap memberikan kepuasan bagi konsumen. Insentif itu buat konsumen. insentif penting juga buat Jaecoo, karena minatnya cukup tinggi," ucap dia.

Harga mobil listrik merupakan faktor utama J5 diminati banyak orang. Satu-satunya model mobil listrik yang ditawarkan Jaecoo Indonesia itu sudah dipesan hingga 12 ribu unit sejak pemesanan dibuka pada November 2025.

J5, SUV listrik 5-penumpang dengan baterai 60,9 kWh untuk jarak tempuh 461 km, diminati banyak orang lantaran harga termurahnya hanya Rp250 juta. Banderol ini menjadi gerbang bagi pembeli mobil listrik pertama, harga itu juga bersaing dengan mobil-mobil ICE seperti Honda Brio RS dan Toyota Raize.

(fea)


[Gambas:Video CNN]