Peran Ibu dalam Memilih Kendaraan Keluarga, Investasi Jangka Panjang

VinFast | CNN Indonesia
Kamis, 26 Feb 2026 18:01 WIB
(Foto: arsip VinFast/HAI NGUYEN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dalam konteks pembelian kendaraan, seorang ibu memegang peran sentral sebagai pengelola keuangan utama. Sebagai pengelola anggaran rumah tangga, ibu secara sistematis mempertimbangkan berbagai aspek finansial, mulai dari dana pendidikan, proteksi asuransi, tabungan jangka panjang, hingga investasi besar seperti kendaraan bermotor.

Setiap keputusan dievaluasi berdasarkan tiga kriteria utama, mulai kesesuaian dengan kebutuhan keluarga, tingkat keamanan finansial, hingga efisiensi biaya dalam jangka menengah hingga panjang.

Salah satu kesalahan umum di kalangan keluarga muda adalah hanya memperhatikan harga beli awal. Padahal, indikator keberlanjutan finansial yang sesungguhnya adalah Total Cost of Ownership (TCO), yang mencakup cicilan, biaya energi, perawatan rutin, perbaikan tak terduga, serta tingkat depresiasi nilai kendaraan.

Kesadaran akan TCO ini mendorong semakin banyak keluarga beralih ke solusi mobilitas yang lebih hemat energi, ramah lingkungan, dan memiliki struktur biaya yang transparan, khususnya kendaraan listrik.

VinFast melalui riset pasar mendalam, memahami bahwa ibu merupakan pengambil keputusan utama di banyak rumah tangga Indonesia, khususnya terkait pengeluaran besar. Untuk itu, strategi produk dan ekosistem VinFast difokuskan pada tiga prioritas, yakni stabilitas biaya jangka panjang, keamanan serta kenyamanan anak, dan fleksibilitas pengelolaan arus kas.

VinFast VF6 diposisikan sebagai SUV listrik segmen B yang dirancang khusus untuk keluarga muda perkotaan. Dengan dimensi kompak, kabin luas untuk lima penumpang, kapasitas bagasi memadai, serta dilengkapi teknologi keselamatan aktif terkini dan fitur bantuan pengemudi, VF6 mendukung berbagai aktivitas harian mulai dari antar-jemput sekolah, belanja, hingga perjalanan akhir pekan.

Untuk mengoptimalkan aspek finansial, VinFast menawarkan skema berlangganan baterai yang menurunkan harga pembelian awal secara signifikan. Biaya baterai dialihkan menjadi pengeluaran bulanan tetap dan terprediksi, sekaligus menghilangkan risiko biaya penggantian baterai di masa depan. Pendekatan ini memungkinkan keluarga mempertahankan likuiditas untuk prioritas lain, seperti pendidikan dan investasi.

Selain itu, program pengisian daya gratis melalui jaringan V-Green yang berlaku hingga 1 Maret 2028, memberikan penghematan biaya energi yang substansial. Di tengah fluktuasi harga bahan bakar, mekanisme ini mendukung kestabilan komponen operasional bulanan, sehingga tersedia kesempatan menabung yang lebih besar.

Nilai jual kembali juga menjadi pertimbangan strategis. Kendaraan dipandang bukan hanya sebagai sarana transportasi, melainkan aset finansial. Kebijakan VinFast yang mendukung tingkat residu nilai tinggi mengurangi risiko depresiasi tajam dan menjaga fleksibilitas keluarga dalam melakukan upgrade kendaraan di kemudian hari.

Dengan total biaya kepemilikan yang lebih rendah selama 5-7 tahun dibandingkan kendaraan konvensional berbahan bakar bensin, kendaraan listrik seperti VF6 dapat dikategorikan sebagai investasi yang rasional dengan keunggulan menekan biaya jangka panjang, meningkatkan efisiensi, serta memberikan manfaat lingkungan bagi generasi mendatang.

VinFast Indonesia berkomitmen menjadi mitra terpercaya bagi keluarga modern yang mengutamakan solusi mobilitas hemat, aman, dan berkelanjutan. Lewat kombinasi model VF6, skema baterai fleksibel, pengisian daya gratis, serta perhatian pada nilai jual kembali, VinFast menghadirkan pilihan yang selaras dengan pendekatan disiplin finansial ibu demi keluarga.

(rea/rir)


Saksikan Video di Bawah Ini:

VIDEO: Persaingan Mobil Listrik di IIMS 2026

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK