Isuzu Respons Kisruh Mobil Impor Kopdes, Klaim Dapat Order 900 Unit
Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) akhirnya buka suara soal kisruh pengadaan kendaraan niaga melalui impor dari India. IAMI mencoba mengklarifikasi bahwa pihaknya mendapat pesanan 900 unit kendaraan niaga ringan model NMR 58 dan NMR 65 dari Agrinas Pangan Nusantara .
Pernyataan yang menyebut jika BUMN Agrinas Pangan Nusantara hanya melakukan pengadaan kendaraan niaga melalui impor dari India tak sepenuhnya benar. Untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih, Agrinas.
"Jadi ordernya itu bukan pikap tapi light truk," kata Vice Presiden Direktur IAMI Anton Rusli ditemui di Jakarta, Kamis (26/2).
Semua order ini nantinya bakal dipenuhi oleh Isuzu ke Agrinas secara berkala.
Lebih dari itu Anton membenarkan jika pihaknya sempat menawarkan dua model lain ke Agrinas yaitu Traga dan Dmax. Namun usulannya ditolak karena ada perbedaan spesifikasi dengan yang diinginkan Agrinas.
"Agrinas kan menentukan spesifikasi yang 4x4 (pikap)," katanya.
Sebelumnya, Direktur UtamaAgrinas Pangan Nusantara membenarkan Joao Angelo De Sousa Mota menjelaskan pihaknya tak hanya melakukan deal dengan perusahaan India untuk memenuhi pengadaan kendaraan niaga untuk Koperasi Merah Putih.
Kata Joao pihaknya telah menjalin komunikasi dengan anak usaha Astra, yaitu Isuzu dan melakukan pemesanan.
Angka tersebut merupakan batas akhir yang disebut Joao sebagai kemampuan Isuzu dalam menyuplai unit ke Agrinas. Selain itu proses deal dengan Isuzu berlangsung pada tahap akhir.
"Dan akhirnya kami tutup dengan kesepakatan dimana Isuzu hanya bisa mensuplai 900. Mereka hanya mampu mensuplai 900 itu karena deal yang dengan Isuzu terjadi belakangan," ungkap Joao.
"Sehingga mereka tidak bisa mendapatkan suplai karoseri. Karena karoseri lokal yang ada di Indonesia semua sudah menyuplai merek-merek lain. Sehingga mereka tidak lagi mampu untuk menyuplai karena semua sudah full book oleh merek-merek," kata Joao lagi.
(ryh/mik)