Pengemudi Viral Zig-zag di Tol Diciduk Polisi, Ujungnya Minta Maaf

CNN Indonesia
Senin, 09 Mar 2026 16:00 WIB
Kepolisian telah mengidentifikasi enam pengemudi di konten viral mobil zig-zag di jalan tol Becakayu, semuanya minta maaf usai diciduk. (Picjumbo/Viktor Hanacek)
Jakarta, CNN Indonesia --

Geng pengemudi mobil yang viral karena ugal-ugalan di jalan tol dengan melintas zig-zag seperti ular telah meminta maaf usai video aksi mereka viral dan diburu kepolisian.

Total ada enam pengemudi yang terekam dalam video, semuanya sudah teridentifikasi kepolisian. Mereka adalah N, I, H, K, H dan A.

Kasat Lantas Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Reiki Indra Brata Manggala menjelaskan keenamnya sudah diberikan teguran lisan.

"Untuk pengemudi yang melakukan zig-zag di ruas Tol Becakayu, Jakarta Timur, kami lakukan teguran lisan," ucap Reiki, Sabtu (7/3).

Dia juga menjelaskan para pengemudi yang rata-rata berusia di bawah 25 tahun dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) itu telah menyampaikan permintaan maaf karena berkendara ugal-ugalan.

Aksi zig-zag yang mereka lakukan disebut sengaja untuk membuat konten pendukung usaha jual beli mobil bekas.

"Motifnya mereka membuat konten sekaligus untuk menjual mobil, karena sebagian dari mereka bekerja sebagai jual beli mobil," jelasnya.

Reiki juga mengatakan pihaknya tak memberi sanksi hukuman atau tilang bagi mereka karena mengedepankan pengarahan edukatif dan preventif.

Sebelumnya sebuah video yang merekam sejumlah mobil melakukan aksi zig-zag di ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Jakarta Timur viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @dashcamindonesia, terlihat lima mobil melaju dengan manuver zig-zag di tengah kondisi jalan yang relatif sepi.

"Kronologi: Aksi berbahaya di jalan raya kembali terekam kamera warga. Sejumlah kendaraan roda empat kedapatan melakukan konvoi dengan gaya meliak-liuk atau zig-zag di ruas Tol Becakayu, kawasan Kalimalang, Jakarta Timur," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.

(ryh/fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK