Vingroup Luncurkan "Trade Gas for Electric", Sasar Vietnam & Indonesia

VinFast | CNN Indonesia
Rabu, 11 Mar 2026 10:13 WIB
(Foto: arsip VinFast)
Jakarta, CNN Indonesia --

Di tengah volatilitas harga bahan bakar global saat ini, Vingroup mengumumkan peluncuran program khusus bertajuk "Trade Gas for Electric" di Vietnam, India, Indonesia, dan Philippines. Program ini menawarkan diskon tambahan sebesar 3 persen untuk mobil VinFast, dan diskon 5 persen untuk skuter listrik VinFast bagi pelanggan yang beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin lama.

Pada saat bersamaan, tarif layanan Xanh SM juga dikurangi sebesar 10 persen, berlaku mulai 11-31 Maret 2026, dengan penyesuaian di masing-masing pasar.

Deputy CEO of Global Sales VinFast, Duong Thi Thu Trang, menyatakan bahwa program Trade Gas for Electric ini merupakan respons cepat VinFast terhadap volatilitas geopolitik yang memengaruhi kondisi sosial ekonomi di seluruh dunia.

"Sebagai salah satu produsen pionir yang memimpin revolusi kendaraan listrik global, VinFast bersama perusahaan-perusahaan dalam ekosistem hijau Vingroup berupaya membantu mengurangi dampak kenaikan harga bahan bakar terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat, sekaligus menurunkan tingkat polusi lingkungan melalui solusi mobilitas yang lebih cerdas, berkelanjutan, dan efisien biaya," ujar Duong Thi Thu Trang.

Sejalan dengan semangat pionir VinFast, GSM Green and Smart Mobility Joint Stock Company juga mengumumkan penurunan tarif sebesar 10 persen secara langsung untuk layanan mobilitas listrik pada platform Xanh SM di Vietnam dan Green SM di Indonesia, berlaku pada 11-31 Maret 2026.

Inisiatif ini memberikan pilihan transportasi yang lebih ramah lingkungan, serta lebih hemat biaya bagi pelanggan.

Program khusus Trade Gas for Electric ini akan dijalankan secara paralel dan dikombinasikan dengan berbagai program insentif lain yang tersedia di masing-masing pasar.

Melalui berbagai insentif, Vingroup dan perusahaan dalam ekosistemnya berupaya mewujudkan dukungan bagi pelanggan untuk beralih ke kendaraan listrik, sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada bensin, menstabilkan kehidupan sehari-hari, serta berkontribusi dalam membangun lingkungan hidup yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Program Trade Gas for Electric berpotensi diperpanjang, dengan bergantung pada perkembangan situasi internasional serta pergerakan harga bahan bakar di masa mendatang.

(rea/rir)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK