TIPS OTOMOTIF

Cara Ngirit BBM Mobil, Bantu Redam Pengeluaran Saat Mudik

CNN Indonesia
Selasa, 24 Mar 2026 05:45 WIB
Salah satu sektor yang bisa Anda hematkan adalah konsumsi BBM, trik melakukannya ada banyak. (ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perjalanan mudik yang lama dan jauh bukan cuma butuh stamina tetapi juga biaya yang besar, mulai dari makan, penginapan hingga transportasi. Salah satu cara bikin irit biaya perjalanan adalah memangkas biaya transportasi dengan mengirit bahan bakar minyak (BBM).

Perjalanan jauh dengan durasi panjang, ditambah kondisi lalu lintas padat saat arus mudik atau balik, berpotensi membuat konsumsi BBM cenderung lebih tinggi dibanding penggunaan harian.

Anda bisa melakukan sejumlah trik berikut agar biaya besar dari BBM dapat ditekan.

1. Pemeriksaan mobil sebelum berangkat

Sebelum memulai perjalanan mudik, Anda harus melakukan pemeriksaan menyeluruh pada kendaraan untuk menjaga kinerjanya selama perjalanan. Hal ini meliputi pemeriksaan mesin, sistem pengereman, sistem suspensi dan sistem kemudi.

Selain memeriksa mesin dan sistem lainnya, pemeriksaan tekanan ban juga perlu dilakukan karena tekanan ban yang tidak sesuai akan memengaruhi konsumsi BBM kendaraan. Periksa juga kondisi ban demi keselamatan selama perjalanan.

Ban yang kurang tekanan udara akan menambah beban pada mesin dan meningkatkan konsumsi BBM. Ban tekanan tinggi pada dasarnya bisa meringankan kerja mesin tetapi bakal memengaruhi kerja suspensi yang menopang kenyamanan dan mengurangi respons kemudi.

2. Teknik mengemudi yang sesuai

Mengemudi dengan cara efisien dapat membantu Anda hemat BBM saat mudik dan balik. Beberapa teknik yang dapat Anda terapkan untuk mengemudi dengan efisien meliputi beberapa hal berikut.

Pertama, hindari melakukan akselerasi atau pengereman mendadak saat mengemudi. Mengemudi dengan kecepatan konstan dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar karena mencegah mesin kendaraan bekerja lebih keras.

Kedua, menggunakan gigi yang lebih tinggi juga dapat membantu mengurangi beban mesin, sehingga mengurangi konsumsi bahan bakar.

Selanjutnya, mengurangi waktu menginjak pedal gas dengan maksimal saat menambah kecepatan dapat membantu menghemat bahan bakar. Kecepatan yang ditambah dengan instan membutuhkan tenaga lebih besar dari mesin kendaraan.

Jika kendaraan dilengkapi sistem cruise control, maka sebaiknya Anda menggunakan fitur ini untuk menjaga kecepatan konstan pada jalan tol atau jalan yang tidak terlalu banyak tikungan.

Terakhir, hindari mengemudi dengan gaya agresif yang dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih tinggi. Mengemudi dengan tenang dan santai dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar dan lebih efisien dalam menghemat BBM.

3. Rencanakan rute

Merencanakan rute perjalanan sebelum memulai perjalanan mudik sangat krusial untuk membantu hemat BBM saat mudik. Anda bisa menggunakan GPS atau aplikasi peta untuk membantu menemukan rute terpendek dan paling efisien.

Selain itu, Anda juga dapat menghindari kemacetan lalu lintas yang dapat menyebabkan konsumsi bahan bakar lebih boros. Pertimbangkan juga berangkat pada waktu yang tepat untuk mengurangi waktu yang dihabiskan dalam kemacetan.

4. Hindari penggunaan AC terus menerus

Penggunaan AC dalam waktu lama dan terus-menerus akan menyebabkan konsumsi bahan bakar meningkat karena kompresor AC memerlukan tenaga dari mesin untuk beroperasi.

Cobalah mengurangi penggunaan AC dengan menyesuaikan suhu kabin secara manual, atau gunakan sistem sirkulasi udara alami dengan membuka jendela jika kondisi cuaca memungkinkan.

Jika Anda harus menggunakan AC, pastikan untuk menjaga suhu kabin pada tingkat yang nyaman dan tidak terlalu dingin.

5. Cek beban, jangan berlebih

Beban kendaraan yang berlebihan akan menyebabkan mesin bekerja lebih keras untuk menggerakkan mobil, sehingga konsumsi BBM menjadi lebih tinggi.

Maka dari itu, penting memeriksa dan mengatur beban kendaraan sesuai kapasitas yang ditentukan oleh pabrikan agar bisa hemat BBM saat mudik.

Hindari membawa barang yang tidak perlu atau terlalu berat. Jika Anda membawa banyak barang, pastikan menempatkannya secara merata dan teratur, serta sesuai kapasitas bagasi mobil.

6. Gunakan jenis BBM yang disarankan

Pemilihan jenis BBM yang tepat sangat berguna untuk mengoptimalkan kinerja mesin dan menghemat konsumsi bahan bakar. Pastikan menggunakan jenis BBM yang disarankan, menyesuaikan rasio kompresi mesin dan RON BBM.

Menggunakan bahan bakar tidak sesuai spesifikasi mesin akan mengurangi efisiensi, meningkatkan konsumsi bahan bakar, dan dapat menyebabkan kerusakan jangka panjang pada mesin.

7. Matikan mesin ketika berhenti

Saat berhenti dalam waktu yang cukup lama, seperti istirahat di rest area, atau mengantre di SPBU, Anda bisa matikan mesin mobil untuk menghemat bahan bakar.

Menghidupkan mesin kembali saat hendak melanjutkan perjalanan akan lebih hemat bahan bakar daripada membiarkan mesin menyala dalam kondisi diam. Selain itu, mematikan mesin saat berhenti juga akan mengurangi emisi gas buang yang mencemari lingkungan.

Untuk menghindari terlalu sering berhenti dan menghemat BBM, Anda bisa menyiapkan dan membawa persediaan bekal yang cukup, demikian melansir situs Suzuki Indonesia.

(ryh/fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK