7 Kebiasaan Bikin Mobil Boros BBM, Anda Termasuk yang Mana?
Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) kendaraan tak melulu ditentukan spesifikasi mesin. Dalam praktik sehari-hari, gaya berkendara dan kebiasaan pengguna justru punya pengaruh besar terhadap boros atau tidaknya penggunaan BBM.
Sejumlah kebiasaan ini memang kerap dianggap sepele, berikut rangkumannya:
1. Doyan ngebut
Anda pasti pernah mendengar pertanyaan atau berpikir, apakah putaran mesin tinggi boros bensin? Jawaban adalah iya.
Sebagai contoh saat mobil melaju lebih kencang itu akan semakin berusaha membelah udara dan membuat sistem aerodinamika lebih tertekan.
Secara garis besar hal itu berarti butuh lebih banyak tenaga mesin, yang artinya membakar lebih banyak BBM,
untuk membuat mobil tetap melaju mengatasi hambatan udara yang mendorongnya ke belakang.
2. Mengemudi terlalu pelan
Mengemudi terlalu pelan juga menyebabkan bensin terpakai lebih banyak. Saat kendaraan bergerak lebih lambat, transmisi otomatis cenderung turun ke gigi lebih rendah.
Hal itu menyebabkan mesin dengan sendirinya membakar bahan bakar lebih banyak dari yang seharusnya.
3. Tarik gas terlalu cepat
Menginjak gas secara tiba-tiba atau terlalu cepat juga bisa menjadi penyebab bensin boros.
Ketika Anda menginjak gas secara tiba-tiba, silinder di mesin akan dibanjiri bahan bakar dan membakarnya lebih banyak dari yang dibutuhkan.
Itulah sebabnya banyak kendaraan terbaru yang dilengkapi fitur cruise control supaya bisa mengatur putaran mesin tetap stabil dan hemat BBM.
4. Sering ngerem
Pada dasarnya menginjak rem berarti kehilangan kecepatan yang juga berarti membuang tenaga mesin. Sebagai contoh, ketika Anda melaju lebih cepat dari seharusnya, berarti Anda akan kehilangan lebih banyak tenaga ketika mengerem kendaraan.
Pola berkendara seperti ini, gas dalam lalu rem mendadak, membuat siklus penggunaan bahan bakar menjadi tidak efisien. Mesin dipaksa bekerja lebih keras berulang kali, yang pada akhirnya meningkatkan konsumsi BBM secara signifikan.
5. Salah BBM
Menggunakan bahan bakar yang tidak tepat bisa menjadi penyebab BBM cepat boros. Sebagai contoh, kendaraan dengan spesifikasi oktan 95 malah menggunakan bensin oktan 90.
Penggunaan bahan bakar tidak sesuai rasio kompresi bisa menyebabkan pembakaran tidak sempurna. Dalam hal ini, Anda tidak dianjurkan memakai bahan bakar dengan RON lebih rendah dari spesifikasi kendaraan dan begitu pula sebaliknya, demikian melansir situs resmi Shell Indonesia.
6. Ban kurang angin
Ban yang kurang angin alias tekanan udara juga menjadi salah satu penyebab utama konsumsi BBM membengkak.
Tekanan ban di bawah rekomendasi pabrikan meningkatkan hambatan gulir (rolling resistance), sehingga mesin harus bekerja lebih keras untuk menjaga laju kendaraan.
Karena itu, menjaga tekanan ban sesuai standar menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menekan konsumsi BBM.
7. Beban terlalu berat
Kebiasaan lain yang bisa bikin boros BBM adalah membawa banyak barang di kabin secara berlebihan yang berarti mobil butuh banyak tenaga untuk bergerak.
Berlebihan barang bisa jadi banyak hal, misal mengangkut lebih banyak penumpang dari seharusnya, membawa muatan di roof rack atau sekadar malas menurunkan barang sehari-hari yang sebenarnya tidak terpakai.
(ryh/fea)