Kemenperin Bocorkan Insentif Pembelian Mobil Listrik

CNN Indonesia
Kamis, 30 Apr 2026 14:00 WIB
pemerintah berencana mempertimbangkan pemberian subsidi untuk pembelian seluruh model kendaraan berbasis listrik (electric vehicle/EV). CNNIndonesia/Iqbal
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan pemerintah berencana mempertimbangkan pemberian subsidi untuk pembelian seluruh model kendaraan berbasis listrik (electric vehicle/EV).

Ini menjadi terobosan baru dalam meningkatkan populasi kendaraan listrik, sehingga bantuan pembelian tidak hanya ditujukan bagi motor listrik, tetapi juga mobil berbasis listrik.

"Semua harus, semua nanti akan berbasis electric vehicle," kata Agus melansir CNBC Indonesia, Rabu (29/4).

Menurutnya, kebijakan ini akan ditempuh lantaran mempertimbangkan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan energi nasional.

Konflik yang berlangsung di Timur Tengah, hingga mengganggu aktivitas perdagangan komoditas energi di Selat Hormuz, khususnya minyak mentah dunia menurut Agus menjadi tolak ukur bahwa Indonesia harus segera beralih ke kendaraan berbasis sumber energi baru dan terbarukan, seperti EV.

"Dulu waktu kita desain program EV itu kan masih kita menggunakan pendekatan pengurangan emisi. Itu juga penting. Nah tapi sekarang dengan adanya pengalaman kita mengatakan Hormuz sehingga itu juga harus dikaitkan dan mungkin lebih penting terhadap ketahanan energi," tuturnya.

"Jadi ketahanan energi itu mengurangi ketergantungan kita terhadap impor BBM," tegas Agus.

Usulan tersebut menjadi sesuatu yang baru, di mana selama ini bantuan pemerintah hanya kepada insentif fiskal bakal mobil listrik seperti halnya bebas Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), hingga Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Selama ini bantuan pembelian kendaraan listrik hanya diberikan untuk masyarakat pembeli motor listrik.

Insentif seperti itu sempat berjalan pada 2023-2024 dengan jumlah bantuan pembelian Rp7 juta per unit untuk motor listrik baru.

(ryh/mik)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK