Apa Itu REEV, Kenapa Bisa Lebih Irit dari Mobil Hybrid Biasa?

CNN Indonesia
Senin, 25 Mei 2026 05:00 WIB
REEV adalah jenis mobil hybrid seri, jadi roda hanya digerakkan motor elektrik sementara mesin bensin cuma sebagai generator.
REEV adalah jenis mobil hybrid seri, jadi roda hanya digerakkan motor elektrik sementara mesin bensin cuma sebagai generator. (CNNIndonesia/Febri Ardani)
Jakarta, CNN Indonesia --

Secara umum mobil hybrid yang populer di Indonesia yaitu Mild Hybrid Electric Vehicle (MHEV), Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Namun Anda mesti bersiap sebab tidak lama lagi jenis hybrid lain, yaitu Range Extended Electric Vehicle (REEV), bakal semakin ramai ditawarkan di dalam negeri.

MHEV, HEV dan PHEV merupakan kelompok mobil hybrid paralel. Artinya mesin pembakaran dalam (internal combustion engine/ICE) dan motor elektrik yang dibawa tersambung ke mekanis transmisi untuk bekerja sama menggerakkan roda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara REEV adalah jenis mobil hybrid seri. Beda dari paralel, hanya motor elektrik yang tersambung ke transmisi dan roda sedangkan mesinnya tidak.

Mesin pada REEV perannya cuma sebagai generator, tugasnya mengisi daya baterai ketika sudah terkuras saat digunakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengemudi REEV bakal merasakan sensasi gerak mobil listrik (Battery Electric Vehicle/BEV) sepanjang waktu, sementara mesin cuma menyala hanya daya baterai perlu ditambah. REEV bisa dikatakan sebagai BEV yang membawa mesin buat memperpanjang jarak tempuh (range extender).

Kelebihan REEV yaitu menangkal kekhawatiran tak bisa menempuh jarak jauh karena akses ke Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terbatas. Alih-alih tergantung pada SPKLU, REEV justru mengandalkan SPBU buat isi bensin, selama mesin bisa menyala perjalanan dapat terus dilakukan.

REEV juga unggul dari sisi pengoperasian sebab dapat senyap seperti BEV. Selain itu pengemudian optimal karena memiliki karakter torsi besar untuk akselerasi cepat layaknya BEV.

Di tengah kekhawatiran tentang harga bahan bakar minyak (BBM) yang semakin mahal, REEV bisa jadi alternatif serius untuk menjaga efisiensi.

Model REEV sudah ada di Indonesia misalnya Nissan Kicks e-Power dan Daihatsu Rocky. Beberapa merek juga sudah menyatakan diri ingin menjual REEV di Tanah Air, salah satunya Changan.

IMG Sejahtera Langgeng (Changan Indonesia) sudah memperkenalkan Deepal S05 REEV pada April lalu. Deepal S05 REEV adalah satu dari tiga model baru yang sudah disiapkan buat 2026.

"Kami memahami bahwa transisi menuju kendaraan listrik di Indonesia masih membutuhkan adaptasi. Karena itu, teknologi REEV hadir untuk memberikan pengalaman berkendara listrik dengan rasa aman dan fleksibilitas lebih tinggi, baik untuk mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh," ujar Setiawan Surya, CEO Changan Indonesia.

Deepal S05 REEV diklaim sebagai REEV sebenarnya karena punya ciri khas PHEV yaitu baterainya juga bisa dicas memakai colokan luar.

Jadi baterai Deepal S05 REEV bisa dicas menggunakan mesin dan alat cas seperti SPKLU atau yang ada di rumah. Hal ini meningkatkan fleksibilitas penggunaannya serta tak tergantung sepenuhnya pada SPBU ataupun SPKLU.

(fea) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]