Tambah Lagi Dealer Mobil Jepang Tutup Operasional, Kali Ini Daihatsu
Jaringan dealer mobil Jepang di Indonesia kembali tutup operasional. Kali ini dari merek Daihatsu terkonfirmasi berhenti beroperasi sehingga menambah daftar jaringan penjualan merek Jepang yang tutup dalam beberapa waktu terakhir.
Dealer Daihatsu yang tutup diketahui milik Asco Automotive, yaitu Asco Daihatsu Mastrip, berlokasi di Surabaya, Jawa Timur. Dalam unggahan yang diduga telah dihapus, perusahaan menyebut jika mereka tak lagi terafiliasi Daihatsu per 1 Juni 2026.
"Bersama ini kami sampaikan, Asco Daihatsu Mastrip akan menghentikan operasionalnya. Namun demikian, sebagai wujud komitmen Daihatsu untuk memastikan Sahabat Daihatsu tetap mendapat layanan purna jual resmi, maka data Sahabat Daihatsu akan ditindaklanjuti oleh Astra Daihatsu".
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menanggapi hal tersebut, Customer Relation Division Head PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI DSO) Tri Mulyono menghormati keputusan yang diambil pihak dealer karena itu merupakan bagian dari dinamika bisnis di industri otomotif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terkait dengan adanya penutupan salah satu dealer Daihatsu, pada dasarnya kami menghargai setiap keputusan yang telah diambil oleh pihak dealer sebagai bagian dari dinamika bisnis yang terjadi," kata Tri saat dihubungi, Rabu (3/6).
Meski satu jaringan dealer berhenti beroperasi, Tri menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan kepada konsumen, baik dalam proses pembelian kendaraan maupun layanan purnajual.
"Kami ingin menegaskan bahwa Daihatsu Indonesia tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan di setiap journey kepemilikan mobil, baik dalam proses penjualan maupun pada layanan purnajual. Seluruh jaringan Daihatsu siap melayani kebutuhan pelanggan di berbagai wilayah," ujar Tri.
Daihatsu juga memastikan pelanggan yang sebelumnya menggunakan layanan dealer tersebut tetap bisa mendapatkan pelayanan melalui jaringan resmi lain.
"Kami juga memastikan bahwa pelanggan yang sebelumnya dilayani oleh dealer tersebut tetap dapat memperoleh layanan secara optimal melalui jaringan resmi Daihatsu terdekat, tanpa mengurangi kualitas pelayanan yang diberikan," kata dia.
Penutupan dealer ini membuat jumlah outlet resmi Daihatsu berkurang. Namun perusahaan menilai cakupan layanan kepada konsumen masih tetap terjaga.
"Dengan adanya penutupan salah satu dealer ini akan mengurangi jumlah authorized outlet Daihatsu. Namun secara coverage layanan Daihatsu untuk pembelian mobil baru atau perawatan kendaraan tetap dapat terlayani dengan optimal melalui jaringan resmi Daihatsu terdekat," kata Daihatsu.
Fenomena penutupan dealer merek Jepang bukan hal baru di industri otomotif nasional. Dalam beberapa tahun terakhir sejumlah jaringan merek Jepang tutup dan sebagian di antaranya beralih ke merek China.
Nama besar Jepang yang diketahui telah menutup dealer di antaranya Honda, Toyota, dan kini Daihatsu.
Pada unggahan terbaru di media sosial, Asco telah mengumbar langkah terbaru pada bisnis mereka yang diduga berkaitan dengan merek otomotif China.
(ryh/mik) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

