Pertama di Dunia, BYD Jamin Ganti Rugi Jika Mobil ADAS Nabrak

CNN Indonesia
Minggu, 07 Jun 2026 18:20 WIB
Jika mobil BYD yang dilengkapi NOA bagian dari God's Eye versi 5.0 kecelakan, maka perusahaan bakal mengganti semua kerugiannya. (BYD Indonesia)
Jakarta, CNN Indonesia --

BYD mengeklaim menjadi produsen mobil pertama di dunia yang berani menanggung penuh kerugian akibat kecelakaan saat fitur mengemudi otomatis perkotaan di mobil BYD mereka sedang aktif.

Jaminan ini berlaku untuk fungsi Urban Navigate on Autopilot (NOA), yakni kemampuan mobil menyetir sendiri di jalan kota-belok, pindah lajur, hingga berhenti di lampu merah tanpa banyak campur tangan pengemudi. NOA merupakan bagian dari God's Eye, sistem bantuan mengemudi canggih (ADAS) bikinan BYD.

Pengumuman itu disampaikan dalam Intelligence Strategy Launch Event di China, pekan lalu.

Lewat kebijakan ini, BYD berani pasang badan secara finansial atas teknologi yang selama ini risikonya ditanggung pengemudi. Biasanya, kalau mobil menabrak, beban ganti rugi jatuh ke pemilik atau asuransinya.

"Jika terjadi kecelakaan yang secara hukum menjadi tanggung jawab pengguna saat ia mengoperasikan fungsi Urban NOA sesuai aturan, BYD akan langsung menanggung seluruh kerugian ekonomi yang timbul," kata BYD.

Garansi yang dinamai Full Damage Coverage ini berdurasi hanya satu tahun. Sasarannya pembeli baru atau pemilik lama yang meng-upgrade fitur God's Eye di mobil mereka ke versi 5.0.

Selain itu garansi ini cuma berlaku di China, belum ada penjelasan kapan bakal berlabuh di negara lain.

Sebelumnya BYD sudah memberi jaminan serupa untuk fitur Intelligent Parking alias parkir otomatis. Dengan tambahan jaminan untuk Urban NOA, BYD kini menawarkan jaminan ganda, yakni parkir sendiri sekaligus nyetir sendiri di kota.

Kenapa berani?

BYD menyebut keberanian itu berpijak pada tiga modal utama.

Pertama, skala armada. Perusahaan mengeklaim sudah ada lebih dari 3,15 juta kendaraan ber-ADAS mereka yang mengaspal. Angka itu disebut terbanyak di antara produsen China.

Kedua, banjir data harian. God's Eye disebut mengantongi lebih dari 200 juta kilometer rekaman perjalanan setiap hari, yang dipakai untuk mengasah algoritma.

Ketiga, tim riset berisi 5.000 insinyur. BYD mengeklaim ini merupakan tim pengembang mengemudi otonom terbesar di industri otomotif China.

Pamer Cip 4nm

Di ajang yang sama, BYD memperkenalkan XUANJI A3, cip pengendali mengemudi (Driving SoC) yang diklaim sebagai cip mobil 4nm pertama buatan China.

Cip ini disebut sudah masuk produksi massal dan mendukung mengemudi otonom level L3 hingga L4. Semakin tinggi levelnya berarti peran manusia di balik kemudi makin minim.

Dalam konfigurasi tiga cip, XUANJI A3 diklaim sanggup memproses lebih dari 2.100 TOPS, satuan yang menggambarkan seberapa cepat "otak" mobil membaca situasi jalan. BYD juga mengeklaim cip ini 20 persen lebih hemat daya ketimbang produk sejenis.

(fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK