Daihatsu Masih Punya 260 Dealer Setelah Gugur 11
Daihatsu Indonesia memastikan layanan dan penjualan di Indonesia tetap berjalan normal meski mereka telah kehilangan mitra dealer, Asco Automotive, yang beralih menjual mobil merek China.
Perusahaan juga memastikan penjualan dan layanan aftersales tak akan mengalami gangguan sebab Daihatsu masih memiliki ratusan dealer aktif yang tersebar di penjuru Tanah Air.
Lihat Juga : |
Asco Automotive sebelumnya mengelola 11 dealer Daihatsu di sejumlah wilayah. Rinciannya adalah lima dealer di Jakarta, satu dealer di Bekasi, Jawa Barat, serta lima dealer lainnya di Jawa Timur.
Customer Relation Division Head AI DSO Daihatsu Sales Operation (DSO) Tri Mulyono menyampaikan meski belasan dealer gugur, Daihatsu masih didukung sekitar 260 dealer di berbagai daerah Indonesia yang berada di bawah 23 grup dealer.
Konsumen yang sebelumnya dilayani jaringan dealer Asco tetap bisa mendapatkan layanan melalui dealer resmi Daihatsu terdekat.
"Saat ini kami memang sudah melakukan pemetaan dan memang semuanya masih bisa di-cover dari hotline resmi terdekat," ujarnya di Depok, Jawa Barat, Minggu (21/6).
Begitu pun penjualan, kata Tri, pihaknya akan mengandalkan dealer terdekat dari wilayah yang sebelumnya dipegang Asco.
Marketing Director dan Corporate Communication Director Astra Daihatsu Motor (ADM) Sri Agung Handayani, menjelaskan pihaknya menghormati segala keputusan yang diambil mitra dealer mereka.
Kata Agung fokus perusahaan saat ini adalah memenuhi segala kebutuhan konsumen, termasuk untuk layanan aftersales yang sebelumnya dipegang Asco.
"So far seperti yang dijelaskan, ini keputusan manajemen dan kami menghormati," ungkap Agung.
Lihat Juga : |
Daihatsu sampai saat ini masih berada di urutan kedua merek mobil terlaris di Indonesia. Berdasarkan data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi mobil Daihatsu ke dealer pada Januari-Mei 2026 berjumlah 59.420 unit.
Angka itu naik dari 7,9 persen dari perolehan 2025 dibandingkan periode yang sama. Lalu retailnya juga naik 4,9 persen menjadi 59.484 pada Januari hingga Mei 2026 dibandingkan lima bulan pertama 2025.
(ryh/fea)