Geber Honda Vario Evo 160 di Negeri Laskar Pelangi
Astra Honda Motor (AHM) mengajak para jurnalis media otomotif nasional membuktikan langsung kemampuan motor baru Vario Evo 160 sambil menyusuri Pulau Belitung sejauh 114 kilometer pada Jumat (10/7). CNNIndonesia.com yang turut dalam perjalanan ini berkesempatan melibas beragam karakter jalan Negeri Laskar Pelangi, mulai dari jalur pesisir, perkotaan, perdesaan, hingga lintasan berliku.
Perjalanan dimulai dari Pantai Bebilai menuju Desa Wisata Kreatif Terong sejauh 17 kilometer. Melintasi jalur lurus di kawasan pesisir Pantai Tanjung Binga dan area perdesaan, respons mesinnya langsung terasa.
Vario Evo 160 masih memakai mesin lama, yaitu 156,9 cc empat katup eSP+ berpendingin cairan dengan tenaga maksimal 15,4 PS pada 8.500 rpm dan torsi puncak 14,0 Nm pada 6.500 rpm.
Ada perubahan pada torsi, meningkat tipis 0,2 Nm dari sebelumnya 13,8 Nm. Selain itu torsi puncaknya kini diraih pada putaran lebih rendah.
Efek perubahan ini terasa membuatnya menjadi lebih responsif. Saat digas, kekuatan utamanya ada di rentang 40-60 km/jam hingga menanjak ke kecepatan yang lebih tinggi.
Lincah di keramaian
Memasuki etape kedua menuju Honey Queen Trigona Bee Farm sejauh 47 kilometer, rute berpindah ke jalur perkotaan hingga kawasan suburban dengan lalu lintas lebih padat. Pada kondisi ini Vario Evo 160 memperlihatkan karakter handling yang lincah sekaligus stabil, sehingga manuver di tengah kepadatan terasa mudah.
Kemunculan perdananya di Kota Tanjung Pandan pun mencuri perhatian warga. Garis bodi yang meruncing berpadu elemen lengkungan aliran udara memperkuat kesan aerodinamis, desain yang selaras dengan karakternya sebagai motor kencang.
Pengujian berlanjut menuju kawasan wisata Pantai Tanjung Tinggi sejauh 33 kilometer. Karakter jalannya lebih beragam, mulai dari trek lurus, elevasi naik turun, tikungan, hingga permukaan yang lebih menantang di kawasan pesisir.
Mesin tetap responsif, ditopang pengereman Anti-lock Braking System (ABS) yang memberi rasa aman dan percaya diri.
AHM mengeklaim kecepatan maksimal Vario Evo 160 mencapai 109 km/jam berdasarkan pengujian internal. Angka itu justru terlampaui di Belitung.
Saat dijajal pada trek lurus yang lengang dan aman, spidometer menyentuh 117 km/jam, bahkan awak media lain di rombongan mencatat lebih dari 120 km/jam.
Kemampuan mesin 156,9 cc di Vario Evo 160 terasa agak masuk ke area 'overkill' karena motor ini beratnya cuma 118 kg. Sebagai pembanding, Yamaha Aerox 155 yang bertenaga mirip, 15,4 PS dan torsi 14,2 Nm, memiliki berat 130 kg, sementara Honda PCX 160 beratnya 131 kg.
Eksplorasi ditutup dengan kembali ke Pantai Bebilai ditemani senja di tepi pantai. Di sela perjalanan, peserta juga diajak mampir ke sejumlah destinasi wisata edukatif serta menanam 500 bibit mangrove bersama masyarakat setempat sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
"Belitung menjadi tempat yang tepat untuk membuktikan karakter New Honda Vario Evo 160 melalui beragam kondisi jalan perkotaan maupun menyusuri jalanan di area pantai yang indah. Perjalanan ini menunjukkan performa kencang, responsif, serta kenyamanan berkendara yang siap menemani mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh," ujar General Manager Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin dalam keterangan resminya.