Alasan Mitsubishi Luncurkan Xforce Versi Hybrid Duluan, Bukan Xpander

CNN Indonesia
Sabtu, 18 Jul 2026 13:40 WIB
Menurut MMKSI, pengembangan Xforce sudah dilakukan lebih dulu di Indonesia daripada Xpander.(CNN Indonesia/ Rayhand Purnama)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) mengungkap alasan memilih meluncurkan Xforce Hybrid dahulu ketimbang Xpander Hybrid di Indonesia.

Presiden Direktur MMKSI Atsushi Kurita menjelaskan keputusan tersebut didasari pengembangan produk Xforce yang telah dipasarkan di Indonesia sejak 2023.

Setelah dua tahun mengaspal, Mitsubishi menilai sudah saatnya memberikan penyegaran berdasarkan masukan konsumen.

"Karena saat ini Mitsubishi sudah dua tahun sejak meluncurkan Xforce dari 2023. Lalu dua tahun kemudian meng-improve Xforce supaya bisa lebih diterima masyarakat sesuai harapan konsumen," kata Kurita di Jakarta, Kamis (16/7).

Menurut dia, pembaruan pada Xforce tidak hanya menghadirkan teknologi hybrid, tetapi juga sejumlah peningkatan lain. Mitsubishi menambahkan panoramic sunroof serta meningkatkan kenyamanan dan kesenyapan kabin.

"Jadi ada perubahan cukup besar seperti menginstal panoramic, dan meng-upgrade kenyamanan dan kesenyapan kabin Xforce. Karena ini produk yang menjanjikan untuk pasar Indonesia, makanya kami mulai dari Xforce terlebih dahulu," ujarnya.

Senada Kurita, Direktur Penjualan MMKSI Yosio Igarashi mengatakan keputusan tersebut dipengaruhi berbagai masukan yang diterima perusahaan dari konsumen maupun calon konsumen Xforce.

"Kenapa duluan, karena kami mendengar apa saja masukan pengguna, baik yang beli atau tak jadi beli," kata Igarashi.

Ia mengatakan masukan serupa belum banyak diterima perusahaan untuk Xpander.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, kata dia, Mitsubishi memutuskan memprioritaskan pengembangan Xforce Hybrid sebagai model hybrid pertama yang diproduksi secara lokal di Indonesia.

"Karena di Xpander belum ada pendapat seperti itu," ujarnya.

(ryh/fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK