Pakar Sebut Motor Listrik Nasional Prabowo Wajib Penuhi 2 Syarat Ini

CNN Indonesia
Jumat, 24 Jul 2026 11:37 WIB
Menurut Ajib Hamdani, Analis Kebijakan Ekonomi APINDO, motor listrik Prabowo mesti punya TKDN minimal 50 persen dan punya rantai pasok lokal. (CNNIndonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ajib Hamdani, Analis Kebijakan Ekonomi APINDO, mengatakan setidaknya ada dua unsur yang harus dicapai untuk melabelkan produk sepeda motor dengan cap nasional. Hal ini diutarakan menyikapi pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut Indonesia akan memiliki motor listrik nasional.

Pertama, kata Ajib, produk yang dihasilkan harus mempunyai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) lebih dari 50 persen termasuk IP lokal, misalnya chassis, body pack, wiring, dll. Selanjutnya punya rantai pasok komponen lokal.

"Bagian-bagian komponen harus menumbuhkan industri-industri kecil sehingga ekosistem ekonominya bisa memberikan dampak luas ke masyarakat. Rantai pasok ini bisa menggandeng koperasi-koperasi atau persatuan industri kecil-menengah otomotif," kata Ajib melalui keterangan tertulis, dikutip Kamis (23/7).

Ia menerangkan saat motor listrik nasional bisa terwujud, paling tidak ada tiga hal positif yang berdampak terhadap ekonomi nasional.

"Pertama, kesesuaian dengan use case, kesesuaian antara rancangan dengan kebutuhan dan penggunaan sepeda motor di masyarakat Indonesia. Kita tidak hanya merancang, tetapi menciptakan alat ekonomi produktif, yang akan membantu ekonomi masyarakat," ucap dia.

"Kedua, pengurangan emisi gas buang hingga lebih dari 95 persen. Hal ini sejalan dengan gagasan presiden untuk mendorong green economy," sambung Ajib.

Ia melanjutkan saat penerapan motor listrik nasional telah masif, maka secara otomatis akan mengurangi subsidi untuk bahan bahan minyak (BBM).

"Saat ini, teridentifikasi pengguna motor di Indonesia lebih dari 145 juta unit. Jika asumsi penggunaan per hari 1 liter pertalite per hari per motor, pemerintah perlu menggelontorkan subsidi lebih dari 500 miliar rupiah per hari," ujar Ajib.

Ajib menambahkan yang menjadi catatan lain yaitu apakah konsep motor listrik nasional ini benar-benar produk dalam negeri, atau hanya stempel ulang dari motor asing.

Prabowo akhir pekan kemarin menyatakan Indonesia bakal segera memiliki motor listrik yang diproduksi di dalam negeri. Ia juga mengeklaim motor tersebut akan diluncurkan dalam waktu dekat.

Belakangan, pemerintah menyebut akan melimpahkan proyek motor listrik nasional kepada sebuah perusahaan. Tetapi hingga kini identitasnya belum diungkap.

(ryh/fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK