Biaya Produksi Naik, Ban GT Pikir-pikir Dongkrak Harga

CNN Indonesia
Jumat, 24 Jul 2026 16:30 WIB
Gajah Tunggal Tbk memastikan masih bisa menahan harga jual ban meski biaya produksi mengalami lonjakan sejak awal tahun karena harga bahan baku naik.
Gajah Tunggal Tbk memastikan masih bisa menahan harga jual ban meski biaya produksi mengalami lonjakan sejak awal tahun karena harga bahan baku naik. (www.gt-tires.com)
Karawang, CNN Indonesia --

Gajah Tunggal Tbk memastikan masih bisa menahan harga jual ban meski biaya produksi mengalami lonjakan sejak awal tahun karena harga bahan baku naik. Perusahaan memilih mempertimbangkan daya beli konsumen dan persaingan sebelum menyesuaikan harga.

General Manager Domestic Sales Replacement PT Gajah Tunggal Tbk Elly Pudjiati mengatakan kenaikan harga bahan baku memang menjadi tantangan bagi industri ban. Namun, faktor tersebut bukan satu-satunya alasan perusahaan dalam menentukan harga jual kepada konsumen.

"Memang ada juga investasi dari raw material, tapi itu bukan menjadi pertimbangan paling utama. Karena kalau naikkan harga, harus tau posisi produk kami dibandingkan kompetitor," kata Elly di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut dia, Gajah Tunggal juga memiliki tanggung jawab menjaga keberlangsungan bisnis para distributor dan mitra usaha. Karena itu, kebijakan harga tidak hanya melihat kondisi internal perusahaan, tetapi juga kemampuan pasar dalam menyerap produk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi, kami dari PT Gajah Tunggal memberikan kenaikan harga bukan hanya melihat apa yang terjadi di internal perusahaan," ujarnya.

Bila ada kenaikan harga, menurut dia masih dalam tahap penyesuaian batas tertentu. Pihaknya pun pihaknya percaya diri pasar mereka masih stabil hingga kini.

Elly pun mengklaim Gajah Tunggal masih menjadi merek terpercaya untuk komponen ban. Ia juga menyebut pihaknya berhasil masuk ke dalam tiga besar perusahaan ban terlaris di dalam negeri saat ini.

"Segmen passenger car sampai saat ini masih stabil meskipun kami melakukan penyesuaian harga," ucapnya.

"Maka kalau kita lihat, bahan baku naiknya luar biasa, sampai double digit. Apakah kami menaikkan harga double digit juga? Tidak. Ada berbagai pertimbangan lain," tuturnya menambahkan.

Lebih dari itu ia percaya jika ban saat ini masih menjadi investasi keselamatan terbaik bagi para pemilik kendaraan.

Produk baru di GIIAS 2026

Gajah Tunggal bersiap meluncurkan ban terbaru pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, yaitu GitiXcursion RT.

GitiXcursion RT ini hadir dalam 12 pilihan ukuran untuk pelek ring 18 dan ring 20, sesuai untuk kendaraan penumpang jenis SUV seperti Toyota Fortuner, Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Hilux, Isuzu mu-X, hingga pikap Ford Ranger.

(ryh/mik) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]