Apa Bisa Pabrik Toyota Thailand Dipindah ke Indonesia? Ini Jawabannya

CNN Indonesia
Senin, 10 Agu 2026 18:00 WIB
Ilustrasi. Pabrik Toyota di Thailand. CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan
Jakarta, CNN Indonesia --

Nandi Juliyanto selaku Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) menanggapi pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memindahkan pabrik dari Thailand ke Indonesia.

Saat ditemui di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pekan kemarin, Nandi bercerita bila ada dua kebutuhan produksi antara Thailand dan Indonesia.

Ia menjelaskan pabrik Toyota di Thailand fokus pada produksi kendaraan komersial. Ekosistem untuk memproduksi kendaraan komersial juga telah lebih siap dari Indonesia.

Untuk diketahui, deretan mobil komersial Toyota berjenis pikap di Indonesia masih diimpor secara utuh dari Thailand seperti Rangga dan Hilux.

Sedangkan pabrik di Indonesia fokus pada produksi mobil penumpang mulai dari kelas LCGC, MPV serta SUV.

"Nah karena ekosistem ada di mereka, sehingga supplier dan lain-lain di sana," kata Nandi.

"Kalau diproduksi di Indonesia banyak komponennya tetap harus didatangkan dari Thailand karena supplier-nya ada di sana. Jadi dari sisi biaya tidak akan banyak berubah karena pada akhirnya tetap CKD," ucapnya kemudian.

Meski demikian, Nandi mengaku Toyota akan menyambut baik apa bila pemerintah mengeluarkan kebijakan yang mendorong produksi kendaraan komersial dilakukan di Indonesia.

"Kami pernah studi. Sebenarnya memproduksi Hilux tidak terlalu sulit karena sama-sama menggunakan platform ladder frame. Perbedaannya hanya pada dimensi, Hilux sedikit lebih panjang dibanding Fortuner," ujarnya.

Purbaya sebelumnya secara terbuka mengajak Toyota untuk memindahkan pusat manufaktur terbesarnya di Asia Tenggara yaitu Thailand ke Indonesia.Purbaya bahkan menawarkan berbagai insentif kepada Toyota agar bersedia menjadikan Indonesia sebagai basis produksi.

"Kita akan dukung Toyota, tapi bawa manufaktur utama dari Thailand ke Indonesia. I'll give you every incentive that you want," kata Purbaya di ICE.

Indonesia juga dinilai memiliki posisi lebih layak menjadi pusat manufaktur otomotif di Asia Tenggara mengingat penjualan kendaraan di Indonesia yang terus meningkat.

Purbaya mengakui selama ini Indonesia belum mampu memberikan daya tarik investasi yang cukup dibandingkan negara tetangga. Namun, ia menegaskan pemerintah kini berkomitmen memperbaiki iklim investasi agar lebih kompetitif.

Ia menambahkan pemerintah siap menyiapkan berbagai insentif yang dibutuhkan apabila Toyota memutuskan memindahkan fasilitas produksi utamanya ke Indonesia.

"Kami akan memberikan insentif yang cukup agar Anda memindahkan fasilitas produksi dari Thailand ke Indonesia," ucap Purbaya.

(ryh/mik)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK