Mobil Hybrid Lamborghini Temerario Kini Dijual di Indonesia
Model baru Lamborghini pengganti Huracan, Temerario, kini dijual di Indonesia, tepat dua tahun usai debut global pada Agustus 2024. Mobil hybrid dengan mesin V8 dan tiga motor elektrik ini diluncurkan importir umum Prestige Image Motorcars di Jakarta, Kamis (13/8).
Prestige menjelaskan mobil ini diimpor dari Inggris, jadi spesifikasi dasarnya untuk Indonesia mirip dengan versi negara setir kanan itu.
Kevin Setiawan, Business Representative Prestige Motorcars, menjelaskan Temerario merupakan model kedua Lamborghini yang memakai sistem elektrifikasi.
Temerario membawa mesin V8 twin turbo 4.000 cc dengan tiga motor elektrik yang bisa menghasilkan kombinasi tenaga 920 hp dan torsi 730 Nm.
"Putaran mesin bisa mencapai 10.000 rpm yang mana berdasarkan informasi dari Lamborgini biasanya hanya ada di mobil balap," ujar dia.
Kemampuan berlari dari diam sampai 100 km per jam bisa didapat hanya dalam 2,7 detik sebelum mencapai kecepatan maksimal 343 km per jam. Transfer tenaga ke roda via AMT 8-percepatan.
Temerario bisa dikemudikan dalam mode listrik dengan jarak tempuh sekitar 10 km mengandalkan baterai 3,8 kWh dari Revuelto.
Prestige saat ini menyediakan dua unit yang bisa dibeli konsumen. Pasokan unit baru disebut bakal datang tahun depan.
Temerario yang dijual Prestige merupakan unit dari Lamborghini Jakarta, jadi setiap unit dijamin garansi pabrikan.
"Sekarang itu hanya dua unit yang ready, yang ini (kuning) dan hijau. Sisanya akan datang mungkin tiga sampai enam bulan, kita tidak bisa memastikan karena kebetulan, percaya tidak percaya, ini kita masih lewat Selat Hormuz," ujar Rudy Salim, CEO Prestige Image Motorcars.
Soal harga, Rudy enggan mengungkap eksplisit. Dia bilang ada banyak faktor yang menentukannya.
"Harga memang harus dihitung dari, poundsterling atau euro, diganti kursnya jadi Indonesia. Lalu ditambah PIB, PPN, PPNBM, PPH dan PPN dari PPNBM. Itulah yang mengapa setiap kali teman-teman wartawan bertanya ke dealer mana pun angkanya ga bisa keluar," jelas Rudy.
"Tapi yang pasti, kalau lihat di marketplace kayak Revuelto mungkin Rp20 miliar ke atas, ini di bawah itu," ucap dia lagi.
(fea)