Motor Listrik Nasional Didorong Pakai Baterai Berbasis Nikel

CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 16:37 WIB
Danantara mendorong motor listrik nasional pakai baterai berbasis nikel. Molinas diresmikan Prabowo di fasilitas produksi ALVA, Cikarang, Kamis (13/8). (CNN Indonesia/Muhammad Ikhsan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Danantara mendorong pengembangan motor listrik nasional (Molinas) menggunakan baterai berbasis nikel untuk memperkuat rantai produksi di dalam negeri.

Dorongan itu disampaikan di sela peresmian Molinas oleh Presiden Prabowo Subianto di fasilitas produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (13/8).

CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menyebut Indonesia menguasai 46 persen cadangan nikel dunia serta memiliki teknologi dan kemampuan untuk membangun rantai produksi baterai sendiri.

"Terutama kita lihat baterai untuk listrik nasional ini kita akan dorong secara penuh untuk menggunakan nickel based. Karena nikel kita ketahui bersama 46 persen reserve nikel di dunia itu ada di Indonesia," kata Rosan, Kamis (13/8).

Rosan memperkirakan nilai pasar sektor motor listrik mencapai sekitar US$170 miliar atau setara Rp3.039,12 triliun (kurs Rp17.877).

Pengembangan diarahkan mulai dari pengolahan nikel menjadi cell battery dan battery pack hingga dipakai dalam produksi motor listrik nasional. Ia menyebut sekitar 10 perusahaan nasional sudah memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian.

Ekosistem Molinas juga melibatkan PT Len Industri dan Profesor Sigit untuk mendorong standardisasi internasional, dengan target memperluas daya saing di tingkat regional dan global.

Diresmikan Prabowo

Prabowo meresmikan Motor Listrik Nasional Beserta Ekosistem Pendukung pada Kamis siang.

"Bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Kamis tanggal 13 Agustus 2026, dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar. Secara resmi saya Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, luncurkan motor listrik nasional beserta ekosistem pendukung," ujarnya saat peresmian.

Dalam sambutannya, Prabowo menyebut langkah tersebut bagian dari transisi ke energi terbarukan. Menurutnya, penggunaan motor listrik dapat menekan pengeluaran harian untuk BBM konvensional.

Molinas dirancang sebagai ekosistem nasional, bukan sekadar peluncuran satu merek atau satu model kendaraan.

"Ekosistem tersebut akan mencakup pengembangan industri dan manufaktur, komponen dan baterai, infrastruktur charging dan battery swapping, pembiayaan, distribusi, layanan purnajual, hingga penguatan penyerapan pasar," ucap Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam keterangannya.

Prasetyo menyampaikan PT Len Industri berperan sebagai lead integrator untuk mengorkestrasi kolaborasi para pemangku kepentingan.

Skema pembiayaan

Danantara juga menyiapkan skema pembiayaan bersama perbankan dan institusi keuangan di bawahnya, berupa bunga lebih rendah dan tenor lebih panjang. Uang muka atau DP pembelian motor listrik yang saat ini disebut di kisaran 10 persen akan dipangkas hingga dihapus.

"Dari perbankan kami untuk memberikan pendanaan dengan suku bunga lebih rendah, jangka waktu lebih panjang, dan kita akan membuat agar DP-nya yang selama ini masih ada, kalau menurut informasi dari perbankan kami itu ada 10 persen, kita akan coba reduce bahkan akan kita coba hilangkan sehingga minat masyarakat untuk membeli motor listrik ini bisa berjalan dengan cepat, dengan baik," terang Rosan.

Ia menilai ruang pertumbuhan pasar motor listrik masih lebar jika dibandingkan dengan populasi kendaraan roda dua di Indonesia.

"Dan apalagi kalau kita lihat potensinya sekarang, kalau boleh kami laporkan, ada kurang lebih 140 juta motor yang ada di Indonesia dengan setiap tahunnya pembeliannya adalah 6 sampai 7 juta motor. Tetapi yang membeli motor listrik kurang lebih hanya 60 sampai 70 ribu. Jadi hanya 1 persen," tuturnya.

(fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK