TKDN 40%, Farizon Kejar Produksi 80 Van Listrik Sebulan di RI

CNN Indonesia
Jumat, 14 Agu 2026 08:01 WIB
Van listrik Farizon V8E ditarget bisa diproduksi 80 unit per bulan di pabrik Handal. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama)
Jakarta, CNN Indonesia --

Produsen kendaraan listrik niaga Farizon menargetkan produksi van listrik V8E di Indonesi bisa mencapai sekitar 80 unit per bulan. Produksi tersebut akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi pasar.

Produksi V8E sudah dimulai memanfaatkan jalinan kerjasama dengan pabrik independen milik Handal Indonesia Motor (HIM) di fasilitas produksi Purwakarta, Jawa Barat.

"Bertahap, kami juga mau lihat kondisi pasar seperti apa," kata Christoforus Ronny, Director Arista Manufacturing Indonesia di pabrik Handal, Purwakarta, Kamis (13/8).

Selain bicara soal kapasitas produksi, dia juga mengungkp tingkat komponen dalam negeri (TKDN) V8E diperkirakan dapat mencapai 40 persen.

"Untuk TKDN kita perkirakan sekarang ya prospeknya akan ke 40 persen. Tapi ini kan kita belum mengajukan sertifikasinya ya," ujarnya.

Dia menyebut pihaknya telah membenamkan investasi sekitar Rp40 miliar hingga Rp50 miliar terkait proses perakitan kendaraan Farizon di HIM.

Investasi dipergunakan untuk berbagai hal, terutama penambahan alat untuk kebutuhan produksi kendaraan.

V8E merupakan van listrik berukuran panjang 5.395 mm, lebar 1.820 mm, tinggi 1.985 mm, serta jarak antara sumbu roda 3.600 mm. Total berat model ini saat beroperasi penuh mencapai 3.500 kg.

Van ini mengusung baterai lithium iron phosphate berkapasitas 65 kWh. Motor listriknya mampu menghasilkan daya puncak 110 kW dan torsi 220 Nm.

Jarak tempuh maksimum Farizon V8E ini mencapai 310 km dalam kondisi beban maksimal.

Selain V8E, Farizon telah lebih dahulu meluncurkan van dengan ukuran lebih besar yaitu SV, namun statusnya masih CBU.

(ryh/fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK