Viral Wanita Mabuk Nyetir Outlander, Marah-marah Usai Tewaskan 1 Orang

CNN Indonesia
Senin, 24 Agu 2026 18:28 WIB
Insiden tabrakan menewaskan satu orang terjadi di Surabaya, kepolisian menyebut sopirnya perempuan mabuk yang marah-marah usai kejadian. (Istockphoto/razerbird)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Taman Apsari dan Gubernur Suryo, Surabaya pada Minggu (23/8) dini hari. Insiden melibatkan perempuan mabuk sebagai pengemudi Mitsubishi Outlander hingga menyebabkan satu orang tewas.

Melansir detik, kecelakaan juga melibatkan taksi listrik VinFast, dan Mitsubishi L300. Sedangkan korban tewas adalah RPK (25) yang merupakan pengemudi pikap L300.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB, Minggu (23/8). Saat itu korban sedang menaikkan barang ketika kendaraannya ditabrak.

Peristiwa bermula saat Outlander bernopol L 1049 OO yang dikemudikan ENR (32) melaju dari arah selatan ke utara di Jalan Taman Apsari. ENR sendiri mengemudikan Outlander tanpa SIM dan STNK.

"Pengemudi kehilangan konsentrasi akibat pengaruh alkohol," kata Galih, dikutip Senin (24/8).

ENR kemudian melanjutkan perjalanan menuju Jalan Gubernur Suryo. Sesampainya di sekitar depan Alun-Alun Surabaya, kendaraan kembali terlibat kecelakaan.

"Di samping Alun-alun Surabaya, kendaraan tersebut menabrak korban RPK yang sedang menaikkan barang ke pikap miliknya yang sedang parkir," tutur Galih.

Dalam rekaman video yang beredar di media sosial, ENR sempat marah-marah dan beradu mulut dengan warga usai kecelakaan. Kondisi itu kemudian menjadi perhatian setelah video tersebar luas di media sosial.

"Marah-marah ke orang-orang yang datang ke TKP, namanya orang mabuk," kata Galih.

"Kalau melawan petugas tidak ada," imbuhnya.

Jadi tersangka

Galih menyebut ENR kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kecelakaan yang menewaskan satu orang tersebut. Tersangka juga telah telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Sudah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan," ungkap Galih.

Hasil olah TKP menunjukkan faktor kelalaian manusia menjadi penyebab utama kecelakaan.

"Pengemudi mengendarai kendaraan tanpa konsentrasi di bawah pengaruh minuman beralkohol," ucap dia.

(ryh/fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK