EDUKASI DAN FITUR

Pengaruh Jenis RON BBM pada Mesin Kendaraan

CNN Indonesia
Senin, 31 Agu 2026 09:49 WIB
Memilih jenis bahan bakar minyak (BBM) yang tepat sangat penting untuk memperpanjang usia mesin kendaraan.
Memilih jenis bahan bakar minyak (BBM) yang tepat sangat penting untuk memperpanjang usia mesin kendaraan. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Memilih jenis bahan bakar minyak (BBM) yang tepat sangat penting untuk memperpanjang usia mesin kendaraan. Angka oktan atau Research Octane Number (RON) menjadi indikator utama yang menentukan ketahanan bahan bakar terhadap tekanan tinggi di dalam ruang bakar.

Setiap kendaraan membutuhkan kadar oktan yang berbeda sesuai dengan teknologi dan rasio kompresinya. Kesalahan dalam memilih bensin dapat berdampak buruk pada performa mesin serta efisiensi pemakaian bahan bakar.

Mengenal apa itu nilai RON

RON merupakan standar pengukuran tingkat stabilitas bahan bakar agar tidak mudah terbakar sendiri sebelum timbul percikan api dari busi. Semakin tinggi angka RON, semakin tahan bensin tersebut terhadap tekanan dan suhu ekstrem.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fenomena knocking atau mesin "ngelitik" terjadi ketika bensin meledak terlalu dini akibat tekanan ruang bakar yang tinggi. Pada mesin modern, penggunaan RON yang terlalu rendah dapat menyebabkan pembakaran prematur yang memicu kerusakan piston dan merusak performa kendaraan.

Oleh sebab itu, selalu ikuti petunjuk nilai oktan minimal yang disarankan produsen pada buku manual.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jenis bensin berdasarkan RON

Di Indonesia, terdapat beberapa varian bensin yang umum beredar berdasarkan nilai oktannya:

1.RON 90

Mudah terbakar dan cocok untuk kendaraan berteknologi lama atau mesin dengan rasio kompresi rendah (di bawah 10:1).

2.RON 92

Menjadi standar minimal untuk mayoritas mobil dan sepeda motor keluaran terbaru. Ideal untuk mesin dengan rasio kompresi 10:1 hingga 11:1.

3.RON 95 atau 98

Diperuntukkan bagi kendaraan berperforma tinggi, mobil mewah, atau sepeda motor berkapasitas mesin besar dengan rasio kompresi di atas 12:1 atau yang menggunakan sistem turbocharger.

Dampak RON terhadap performa dan efisiensi

Performa mesin

Bahan bakar yang sesuai membuat proses pembakaran berjalan tepat waktu, sehingga daya dorong piston menjadi optimal. Sebaliknya, bensin ber-RON rendah pada mesin kompresi tinggi akan memicu suara mesin kasar dan tarikan terasa berat. Namun, memakai RON yang jauh melebihi spesifikasi juga tidak disarankan karena berisiko menyisakan bahan bakar yang tidak terbakar sempurna.

Efisiensi BBM

Meski harganya lebih mahal, bensin ber-RON tinggi justru bisa lebih hemat. Pembakaran yang sempurna membuat mesin bekerja lebih efisien, sehingga tidak perlu menekan pedal gas terlalu dalam untuk mendapatkan kecepatan yang diinginkan. Memilih bahan bakar yang tepat adalah bentuk investasi untuk menghindari perbaikan mesin yang mahal akibat kerusakan komponen internal.

Pengaruh rasio kompresi dan nilai RON

Rasio kompresi merupakan perbandingan volume dari titik terendah hingga titik tertinggi piston untuk ruang bakar. Mesin dengan teknologi turbocharger sangat bergantung pada kestabilan bahan bakar agar tidak terjadi ledakan awal.

Jika terus-menerus menggunakan bahan bakar yang tidak sesuai rekomendasi, beberapa masalah berikut dapat timbul:

1.Penumpukan deposit karbon pada piston dan katup.
2.Penurunan tekanan kompresi mesin.
3.Suhu mesin lebih cepat panas (overheat).
4.Konsumsi oli mesin menjadi lebih boros.
5.Kerusakan pada sensor-sensor pada mesin akibat residu kimia seperti Oxygen Sensor dan Catalytic Converter.

Panduan memilih BBM yang tepat

4 langkah untuk memilih bahan bakar yang tepat untuk kendaraan, sebagai berikut:

1. Periksa buku manual atau stiker tangki

Gunakan oktan yang sesuai atau sedikit di atas batas minimal yang tertera (misalnya gunakan RON 92 jika tertera minimal RON 91).

2. Jangan tergoda harga murah

Hindari mitos bahwa semua mesin sama. Oktan yang tepat melindungi logam mesin dari kerusakan akibat ledakan awal.

3. Pertimbangkan jarak tempuh

Untuk perjalanan jauh, bensin beroktan sesuai memberikan perlindungan ekstra terhadap suhu panas mesin.

4. Manfaatkan aditif pembersih

Bahan bakar beroktan lebih tinggi umumnya sudah dilengkapi zat aditif untuk menjaga ruang bakar tetap bersih dari penumpukan kerak karbon.

Memahami kebutuhan oktan kendaraan adalah langkah awal menjaga performa tetap prima. Selain rutin melakukan perawatan berkala, memberikan bahan bakar yang tepat akan memastikan mesin kendaraan Anda selalu awet dan nyaman digunakan sehari-hari melansir Suzuki, Jumat (28/8).

(hjn/mik)
placeholder