Muncul di Pabrik BYD Subang, Denza D9 Bakal Diproduksi Lokal
Pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, yang baru saja diresmikan pada Kamis (3/9) telah memulai produksi mobil listrik Atto 1 dan mobil hybrid M6 DM. Selain kedua model itu BYD Auto Indonesia juga sudah menyiapkan jalur produksi bagi mobil listrik M6 EV dan yang terbaru Denza D9.
Informasi soal ketiga model merek BYD itu diproduksi lokal bukan hal baru, sebab sebelum peresmian pabrik sudah dijelaskan oleh BYD Motor Indonesia. Namun Denza D9 baru diketahui masuk daftar produksi lokal saat peremian pabrik.
Saat memasuki area pabrik seluas 126 hektar ini, beberapa unit D9 tampak berada di area assembly line, tepatnya di bagian finishing line. Di area ini unit sudah selesai diproduksi dan menjalani inspeksi termasuk pengetesan.
Di area itu D9 berwarna hitam terlihat parkir bersama Atto 1 dan M6 DM.
Berdasarkan penjelasan salah satu staf BYD Auto Indonesia di lokasi, D9 dan M6 EV sedang menjalani uji coba produksi, belum masuk produksi massal. Menurut dia masuk tahap produksi massal hanya tinggal menunggu waktu.
Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan di lokasi tidak menyangkal saat ditanya D9 bakal diproduksi lokal.
"Pada saat ini kami memang secara perlahan-lahan membuat produk-produk itu diproduksi di domestik, khususnya yang menyumbangkan volume cukup signifikan. Contohnya Atto 1, M6, dan ada juga yang cukup favorit dalam bulan ini, stabil penjualannya, kita akan produksi juga di dalam negeri," ujar dia.
Ketika ditanya apakah itu D9, Luther menjawab "mungkin itu".
Pabrik perakitan mobil di Subang adalah wujud keseriusan BYD di Indonesia yang membawa investasi Rp16 triliun. Pabrik ini memiliki kapasitas maksimal 150 ribu unit per tahun dengan fasilitas pencetakan, pengelasan, pengecatan dan perakitan.
BYD bakal menggunakan pabrik ini untuk memproduksi setidaknya 92 ribu unit sampai 2027 untuk memenuhi komitmen sebaga peserta penerima insentif impor mobil listrik CBU pada tahun lalu.
(fea)