BYD Recall 183 Ribu Unit di China Masalah Rem
BYD menarik kembali (recall) 183.211 unit mobil seri Tang dan Qin di China karena cacat pada bantalan penahan pedal rem.
Regulator pasar China, State Administration for Market Regulation (SAMR), menyatakan recall itu berlaku segera, dikutip Reuters, Jumat (18/9).
Cacat berasal dari masalah produksi yang membuat material bantalan tidak normal pada batch tertentu. Menurut SAMR, kondisi itu hanya dialami sebagian kendaraan dalam cakupan recall.
Rincian unit
BYD Auto Industry menarik Tang sebanyak 58.026 unit produksi 28 Maret 2015 sampai 21 Desember 2018. Perusahaan itu juga menarik Tang DM generasi baru sebanyak 77.846 unit produksi 19 Mei 2018 sampai 14 Januari 2022, serta Tang EV generasi baru sebanyak 7.023 unit produksi 27 Desember 2018 sampai 25 Oktober 2021.
Sementara BYD Auto menarik Qin sebanyak 40.316 unit produksi 27 Juni 2014 sampai 9 Juni 2019. Semuanya berjumlah 183.211 unit.
Setelah dipakai dalam waktu lama, bantalan itu bisa retak atau rusak. Dalam kondisi ekstrem, bantalan bisa terlepas sehingga lampu rem tetap menyala meski pedal rem tidak diinjak.
Kondisi tersebut dinilai dapat mengirim sinyal keliru ke kendaraan di belakang. SAMR menilai hal itu berpotensi menyesatkan pengguna jalan lain dan menimbulkan risiko keselamatan.
Berdasarkan pemberitahuan SAMR, BYD akan mengganti bantalan lewat dealer resmi dengan komponen yang sudah diperbaiki tanpa biaya. Kendaraan yang sebelumnya sudah dipasangi bantalan perbaikan tidak perlu diganti lagi.
Pemilik akan dihubungi lewat surat tercatat, telepon, dan SMS. Pemilik juga bisa menghubungi hotline layanan pelanggan Dynasty di 950858.
(fea)