Penjualan Mobil-Motor Naik, Menkeu Suahasil Sebut Indonesia Resilien

CNN Indonesia
Rabu, 23 Sep 2026 09:00 WIB
Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjawab pertanyaan wartawan usai pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama di Lingkungan Kementerian Keuangan di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (21/9/2026).  Kementerian Keuangan melantik sebanyak 14 pe
Menkeu Suahasil Nazara mengatakan sektor riil di Indonesia resilien, bisa dilihat dari penjualan mobil dan motor yang tumbuh. (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Peningkatan penjualan di sektor otomotif sepanjang tahun ini dinilai oleh Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai cerminan dari makin kuatnya keyakinan konsumen. Menurut pandangannya, dinamika tersebut menandakan aktivitas ekonomi nasional melonjak.

"Sektor riil tetap resilien. Bisa dilihat bahwa keyakinan konsumen itu bisa menguat. Penjualan riil kembali ekspansif," kata Suahasil dalam konferensi pers APBN Kita edisi September 2026, beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suahasil menekankan pentingnya kewaspadaan menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional meski indikator domestik seperti penjualan kendaraan, semen, dan konsumsi listrik menunjukkan peningkatan.

Dinamika global yang tercermin pada PMI manufaktur tetap menjadi faktor eksternal yang perlu diantisipasi secara cermat agar ketahanan ekonomi Indonesia terus terjaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penjualan mobil dan motor tetap tumbuh, penjualan semen tetap tumbuh, penjualan listrik tetap tumbuh, PMI manufaktur ini yang ngikutin gerak dunia itu. Jadi, harus kita waspadai. Kita tidak boleh lengah, tapi Indonesia kondisi ekonominya cukup resilien. Malah saya bisa katakan sangat resilien," ujar Suahasil.

Ekonomi yang membaik ini turut mendorong pertumbuhan penerimaan pajak. Suahasil menambahkan bahwa melajunya penjualan kendaraan memberi dampak positif secara langsung terhadap setoran pajak negara.

"Permintaan semen itu tumbuh, permintaan listrik itu tumbuh, permintaan mobil dan motor itu tumbuh, berarti aktivitas ekonomi itu tumbuh," katanya.

Hal positif sektor otomotif ini tercermin dari data penjualan mobil yang melampaui capaian tahun lalu. Berdasarkan laporan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), kenaikan terjadi baik pada wholesales (pabrik ke dealer) maupun retail sales (dealer ke konsumen).

Sepanjang Januari hingga Agustus 2026, pengiriman mobil baru dari pabrik tercatat mencapai 599.491 unit. Angka wholesales tersebut melambung 20,1 persen ketimbang periode yang sama pada tahun sebelumnya yang berada di angka 499.315 unit.

Pertumbuhan serupa terlihat pada segmen retail sales. Sebanyak 594.984 unit mobil berhasil diserahterimakan kepada konsumen hingga Agustus 2026, meningkat 13,9 persen dari perolehan tahun lalu yang berjumlah 522.160 unit.

Di sektor roda dua, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mencatat total penjualan mencapai 4.362.078 unit selama delapan bulan pertama tahun 2026. Capaian ini menunjukkan kenaikan sebesar 2,16 persen jika dibandingkan dengan periode Januari sampai Agustus tahun sebelumnya yang mengumpulkan 4.269.718 unit.

(hjn/fea)
placeholder