Mengenal Cyber Mecha, Bahasa Desain Omoda 04

CNN Indonesia
Selasa, 29 Sep 2026 17:00 WIB
Mobil listrik Omoda yang bakal dijual di Indonesia, 04, menggunakan bahasa desain Cyber Mecha. (CNNIndonesia/Rayhand Purnama)
Jakarta, CNN Indonesia --

Omoda membawa bahasa desain baru bernama Cyber Mecha pada calon produk anyar O4. Bahasa desain ini mengambil inspirasi dari dunia digital dan gim, lalu diterjemahkan ke dalam bentuk SUV crossover listrik.

Pendekatan tersebut terlihat dari penggunaan garis bodi yang tajam, bidang geometris, serta karakter futuristis pada eksterior O4. Desain itu juga menjadi bagian dari upaya perusahaan menyasar konsumen yang melihat kendaraan bukan hanya sebagai alat transportasi, tetapi juga bagian gaya hidup.

Karakter Cyber Mecha sudah terlihat dari bagian depan melalui O-Universe Lighting. Desain lampunya dibuat tajam dan disebut terinspirasi kilatan cahaya.

Gaya serupa diteruskan pada bagian bodi melalui konsep Mecha Flow. Permukaan bodi dibuat berfaset dengan sudut geometris menyerupai struktur armor mecha.

Permainan garis dan bidang tersebut menghasilkan efek cahaya dan bayangan pada bodi. Menurut Omoda, pendekatan ini tidak hanya ditujukan untuk membentuk karakter visual, tetapi juga mendukung aspek aerodinamika kendaraan.

Secara dimensi, O4 memiliki panjang 4.420 mm, lebar 1.870 mm, tinggi 1.570 mm, serta jarak sumbu roda 2.700 mm. Mobil China ini juga menyediakan sejumlah pilihan warna, salah satunya Stellar Blue.

Kabin

Konsep Cyber Mecha tidak hanya diterapkan pada bagian luar. Omoda membawa tema tersebut ke dalam kabin melalui desain kokpit yang terinspirasi dari pesawat luar angkasa.

Tata letak interior dibuat berorientasi kepada pengemudi. Salah satu detailnya adalah tombol start dengan penutup flip-up yang mengambil inspirasi mobil balap.

Pencahayaan ambient yang membentang di bagian interior juga digunakan untuk memperkuat nuansa futuristis di dalam kabin.

Omoda O4 juga dibekali AI Intelligent Cockpit. Teknologi tersebut diklaim dirancang untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih interaktif dan mendukung aktivitas pengguna sehari-hari.

Business Unit Director Omoda & Jaecoo Indonesia Jim Ma mengatakan kendaraan saat ini tidak hanya dipandang sebagai sarana mobilitas.

"Melalui O4, kami ingin menghadirkan desain Cyber Mecha yang terinspirasi dari dunia digital dan budaya gaming, sekaligus memberikan pengalaman berkendara yang relevan dengan kebutuhan generasi muda," ujar Jim dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (29/9).

Super AI Cockpit dibangun menggunakan arsitektur Agentic AI yang didukung oleh large language model (LLM) terdepan di dunia. Berbeda dengan sistem infotainment konvensional yang masih mengandalkan pola perintah dan respons, teknologi ini menghadirkan lompatan baru dari sekadar menjalankan perintah menjadi mampu memahami maksud dan kebutuhan pengguna.

Di balik sistem tersebut terdapat sepuluh AI Agent yang terbagi ke dalam dua kelompok.

Kelompok pertama, Smarter Command Understanding, terdiri atas Central Agent yang mampu memahami perintah kompleks, Vehicle Control Agent yang dapat menjalankan beberapa perintah kendaraan secara bersamaan, Navigation Agent yang memahami lokasi meski informasi yang diberikan tidak lengkap, serta Vehicle Assistant yang mampu mengenali kondisi kendaraan secara real time.

Penggerak

Untuk sektor penggerak, O4 menggunakan baterai berkapasitas 65,05 kWh. Pabrikan mengeklaim mobil ini mampu menempuh jarak lebih dari 500 kilometer dalam sekali pengisian daya.

Omoda O4 juga mendukung DC fast charging hingga 119 kW, memungkinkan pengisian daya dari 20 hingga 80 persen hanya dalam waktu 22 menit.

Mobil ini ditenagai motor listrik bertenaga 160 kW dan torsi puncak 275 Nm, Omoda O4 mampu berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam 7,1 detik.

(ryh/fea)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK