Rapor Mobil Elektrifikasi September 2026: Cuma Hybrid yang Naik
Penjualan mobil elektrifikasi di Indonesia pada September 2026 menunjukkan tren beragam. Dari tiga segmen utama, hanya mobil hybrid yang mencatat kenaikan penjualan, sementara mobil listrik berbasis baterai (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV) mengalami penurunan.
Mengutip data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi dari pabrik ke dealer atau wholesales mobil listrik pada September berhenti pada angka 16.043 unit. Hasil itu turun dari Agustus dengan jumlah 17.417 unit.
Penurunan juga terjadi pada segmen PHEV setelah para produsen hanya mengantongi angka wholesales 1.279 unit atau turun dari bulan sebelumnya, 1.935 unit.
Untuk mobil hybrid masih menunjukkan tren positif di Tanah Air meski kenaikannya tipis dari Agustus. Penjualan mobil hybrid selama September berjumlah 7.928 unit, sementara pada Agustus sebanyak 7.667 unit.
Meski demikian, akumulasi wholesales untuk tiga segmen elektrifikasi tersebut terekam tumbuh pada Januari-September 2026 dibandingkan Januari-September 2025.
Lihat Juga : |
Pada sembilan bulan tahun ini distribusi mobil hybrid berjumlah 65.968 unit atau naik 41,9 persen dari tahun lalu, mobil PHEV naik 209,5 persen menjadi 10.264 unit, sedangkan mobil listrik tumbuh 113,7 persen menjadi 117.218 unit hingga September 2026.
Namun begitu distribusi mobil harga terjangkau dan ramah lingkungan (Low Cost Green Car/LCGC) mengalami penyusutan 11 persen pada Januari-September 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu menjadi 83.997 unit.
Sementara mobil konvensional termasuk kendaraan komersial tumbuh 10,8 persen menjadi 401.573 unit hingga September 2026.
(ryh/mik)