Ditanya Kapan Atto 1 Gen 2 Masuk Indonesia, BYD Bilang Begini

CNN Indonesia
Selasa, 13 Okt 2026 07:59 WIB
BYD Atto 1 ditampilkan pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 di ICE, BSD City, Banten. Rabu, 23 Juli 2025. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
BYD Motor Indonesia menyebut Atto 1 generasi baru masih disiapkan khusus untuk China dan belum ada rencana dipasarkan di Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

BYD Motor Indonesia menyatakan belum ada rencana membawa generasi kedua Atto 1 ke dalam negeri. Model terbaru mobil ini, yang punya nama lain Seagull, baru saja dibuka pemesanan awalnya di China.

Head of PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan mengatakan model terbaru tersebut masih disiapkan khusus untuk konsumen China.

"BYD Atto 1 terbaru sampai saat ini masih spesifik dipersiapkan untuk pasar China. Belum ada informasi untuk dibawa ke pasar di luar sana," kata Luther di Jakarta, Senin (12/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di China, calon konsumen bisa memesan generasi kedua Seagull lewat aplikasi BYD dengan uang tanda jadi 2.000 yuan atau setara Rp5,4 juta (kurs Rp2.679).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga resminya belum diumumkan, namun mobil ini diperkirakan dijual di bawah 100.000 yuan atau Rp267,9 juta, menurut laporan CarNewsChina, Jumat (9/10).

Sebagai pembanding, Seagull generasi pertama saat ini dibanderol 69.900 hingga 85.900 yuan (Rp187,3 juta hingga Rp230,1 juta).

Luther menjelaskan strategi produk BYD saat ini masih menempatkan model yang sudah dipasarkan di China untuk juga memenuhi kebutuhan pasar luar negeri bila tepat sasaran.

Menurutnya, menghadirkan model tertentu lebih dulu di negara dengan kebutuhan pasar yang sesuai merupakan hal lazim bagi sejumlah merek otomotif.

"Ini lumrah dalam strategi produk di beberapa merek juga bahwa ada mungkin area atau negara yang memiliki tipe-tipe yang menjawab keinginan atau permintaan pasarnya lebih awal," ujarnya.

Penggerak belakang

Seagull generasi kedua tumbuh signifikan dengan panjang bertambah 425 mm dibanding generasi pertama. Dimensinya kini panjang 4.205 mm, lebar 1.810 mm, dan tinggi 1.570 mm, dengan sumbu roda 2.650 mm.

Motor listrik 95 kW (127 hp) dipindah ke as belakang, sehingga Seagull beralih dari penggerak roda depan ke roda belakang.

Tata letak baru itu membuka ruang bagasi depan berkapasitas 94 liter. Bagasi belakang bisa menampung hingga 1.380 liter saat jok belakang dilipat, sementara suspensi belakang torsion beam diganti model independen multi-link.

Baterainya tersedia dalam dua pilihan, 30 kWh dan 39,2 kWh, dengan jarak tempuh 320 hingga 420 km versi CLTC atau 262 hingga 344 km versi WLTP.

Mobil ini diperkirakan mendukung flash charging yang mampu mengisi baterai dari 10 hingga 97 persen dalam sembilan menit. CarNewsChina juga menyebut varian teratas berpotensi memakai Blade Battery generasi kedua, meski BYD belum mengumumkan angka pengisian resmi.

Untuk pasar Indonesia, Luther memastikan BYD masih mengandalkan Atto 1 yang dijual saat ini.

"Sampai saat ini Indonesia masih fokus di tipe Atto 1 yang saat ini, dan permintaannya juga bagus," tutur Luther.

(fea)
placeholder