Chery Sales Indonesia buka suara mengenai kasus as roda belakang Omoda 5 copot tiba-tiba di Malaysia yang kini berujung dengan penarikan kembali atau recall untuk model tersebut.
Perusahaan menyatakan belum akan melakukan langkah serupa di Indonesia meski memasarkan produk sejenis, merek asal China tersebut masih menunggu hasil investigasi yang dilakukan oleh prinsipal.
"Kami telah menerima informasi mengenai program recall yang dikeluarkan oleh Chery Auto Malaysia terkait insiden Omoda 5. Kami terus berkoordinasi dan menunggu hasil investigasi dari Chery global," tulis perusahaan dalam keterangannya, Selasa (13/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan juga meyakini jika kasus serupa belum dialami oleh konsumen Omoda 5 di Indonesia, berkaca dari nihilnya laporan untuk masalah tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk diketahui, Omoda 5 yang dipasarkan di Malaysia dan Indonesia diproduksi di pabrik berbeda. Chery Auto Malaysia telah merakit lokal model tersebut, begitu pula Chery di Indonesia yang memanfaatkan fasilitas perakitan milik mitranya, Handal Indonesia Motor.
"Hingga saat ini, kami belum menerima laporan insiden serupa di Indonesia," kata Chery.
Meski demikian, Chery membuka ruang kepada setiap konsumen di Indonesia untuk mengecek kondisi kendaraannya di bengkel. Namun, pemeriksaan tersebut bukan bagian dari program recall.
"Namun untuk memberikan rasa tenang, bagi konsumen yang ingin memeriksakan kendaraannya dapat menghubungi Customer Care atau langsung mengunjungi bengkel resmi Chery Indonesia," tulis Chery Indonesia.
Seluruh pemilik Omoda 5 di Malaysia diminta untuk memastikan status kendaraan mereka dengan memasukkan nomor rangka (VIN/Vehicle Identification Number) pada situs resmi Chery Malaysia, menyusul insiden patas as roda belakang yang ramai belum lama ini.
Perusahaan memastikan penggantian komponen diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya.
Carnewschina memberitakan jumlah Omoda 5 yang diperiksa hampir 9.000 unit.
Masalah as roda belakang Omoda 5 di Malaysia sebetulnya bukan kali pertama terjadi. Chery sempat menyatakan 60 unit Omoda 5 di Malaysia buatan 15 Agustus 2023 diidentifikasi menggunakan poros belakang bermasalah.
Perusahaan lalu memperluas jangkauan recall dengan total 600 unit. Akar permasalahan tersebut diidentifikasi sebagai kesalahan kalibrasi peralatan pengelasan di salah satu vendor.
Tak sampai di situ, recall juga berlangsung di Indonesia yang melibatkan 420 unit Omoda 5.
(ryh/mik)
