BYD tengah mengkaji peluang memboyong SUV listrik Atto 2 ke Indonesia. Bila jadi dipasarkan, model ini disiapkan membawa baterai Blade generasi kedua dan teknologi pengecasan Flash Charging.
Head of Product BYD Motor Indonesia Bobby Bharata mengatakan perusahaan saat ini masih melakukan kajian pasar untuk model tersebut.
"Ini merupakan salah satu produk pertama di line up BYD, khususnya untuk segmen SUV low atau SUV compact. Jadi, kita melakukan research dan penelitian yang lebih dalam mengenai market-nya," ujar Bobby di Jakarta, Rabu (14/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atto 2 merupakan nama global BYD Yuan UP yang meluncur perdana di China pada awal 2024, sebelum dipasarkan ke berbagai negara sepanjang 2025 hingga 2026. SUV ini memakai baterai LFP Blade yang menyatu dengan rangka kendaraan lewat konstruksi Cell-to-Body (CTB).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bobby menyebut BYD berupaya agar Atto 2 bisa segera hadir di Indonesia dengan teknologi baterai dan pengecasan terbaru.
"Kita usahakan secepat mungkin untuk bisa masuk ke Indonesia dilengkapi dengan second generation Blade Battery dan Flash Charging," tuturnya.
Presiden Direktur BYD Motor Indonesia Eagle Zhao menjelaskan integrasi kedua teknologi tersebut pada Atto 2 sudah dirancang sejak awal pengembangan produk.
"Ketika kita mulai perencanaan, kita sudah mempertimbangkan untuk memasukkan teknologi Flash Charging ke model Atto 2 ini," ungkapnya.
Eagle juga menyebut peluang perakitan lokal untuk sebagian besar model BYD, termasuk Atto 2, menjadi pertimbangan utama perusahaan.
(hjn/fea)

