Permata Otomotif Indonesia (POI), agen pemegang merek (APM) dan distributor Peugeot Motocycles, merilis skutik baru, Django Evo 125, untuk pasar Tanah Air pada Rabu (28/10). Model anyar ini dibanderol Rp71 juta dan Rp74 juta on the road (OTR) DKI Jakarta.
Django Evo sekaligus melengkapi jajaran keluarga Django yang sebelumnya terdiri dari Django Classic, Django Sport, dan Django Café Racer.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari sisi eksterior, Django Evo memiliki garis bodi tegas, serta sistem pencahayaan LED. Skutik ini dibekali jok dengan tinggi 780 mm dan jarak sumbu roda 1.369 mm. Lalu lapasitas tangki bahan bakarnya mencapai 7,9 liter.
Sedangkan dimensi kendaraan sepanjang 1.932 mm, lebar 753 mm, dan tinggi 1.110 mm, serta bobot kosongnya 138 kg.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Motor ini memiliki ban ukuran 110/70-12 di depan dan belakang 120/70-12.
Pada sektor pengereman menggunakan cakram depan berdiameter 200 mm dan cakram belakang 190 mm. Adapun suspensi depan memakai model teleskopik, sedangkan bagian belakang menggunakan monoshock.
Skutik ini juga dilengkapi layar TFT berwarna ukuran 5 inci untuk menampilkan informasi berkendara. Pengoperasian kendaraan juga didukung sistem keyless ignition.
Peugeot turut menyediakan tombol pembuka kompartemen untuk memudahkan akses ke ruang penyimpanan depan yang dilengkapi soket pengisian daya.
Fitur lainnya meliputi lampu hazard dan pengaman standar samping. Dari segi kepraktisan, Django Evo memiliki dek kaki rata dan bagasi yang dapat menampung helm dengan visor. Skutik ini juga dibekali footstep penumpang dengan mekanisme tekan.
Motor yang masih diimpor CBU dari China tersebut menggunakan mesin bensin 125 cc, empat langkah, satu silinder, empat katup, dengan sistem pendingin cairan dan electronic fuel injection (EFI). Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 12,65 PS atau 9,3 kW pada 8.500 rpm.
Perusahaan bakal membuka pemesanan Peugeot Django Evo 125 pada pameran GJAW x IMOS 2026 yang berlangsung pada 20-29 November 2026 di ICE BSD City.
Incar konsumen berbeda
Director PT Permata Otomotif Indonesia William Sinanta mengatakan perusahaan bakal berupaya menyasar konsumen dengan pendekatan berbeda di tengah persaingan pasar skuter premium Tanah Air.
Alih-alih bersaing dengan cara yang sama, Peugeot memilih mendekati konsumen melalui gaya hidup, khususnya di bidang fashion, seni, dan galeri. Pendekatan ini diharapkan bisa menjangkau kalangan yang belum banyak tersentuh merek lain.
"Kami kejar kebutuhan gaya hidup mereka. Makanya kami mendekati kolam yang belum tersentuh pada umunnya ke dunia fashion, art, gallery," kata William dalam keterangannya, dikutip Rabu (28/10).
Ia melanjutkan Peugeot berencana membawa beberapa model lain untuk diperkenalkan di ajang GJAW x IMOS 2026.
(ryh/fea)

