Saingi BYD, Mobil Listrik Dongfeng Dicas hingga Penuh Cuma 6 Menit

CNN Indonesia
Rabu, 04 Nov 2026 14:50 WIB
Baterai mobil-mobil Dongfeng menawarkan pengisian10 persen hingga 80 persen dalam waktu 3 menit 44 detik, dan capai 100 persen cuma butuh waktu sekitar 6 menit.
Baterai Dongfeng menawarkan pengisian10 persen hingga 80 persen dalam waktu 3 menit 44 detik, dan capai 100 persen cuma butuh waktu sekitar 6 menit. Arsip Voyah
Jakarta, CNN Indonesia --

Produsen otomotif asal China, Dongfeng Motor, sedang bernegosiasi secara intensif dengan CATL untuk mengamankan hak peluncuran perdana teknologi baterai Shenxing generasi ketiga. Baterai pengisian daya cepat (super-fast charging) ini diklaim mampu melakukan pengisian daya penuh hanya dalam waktu sekitar 6 menit.

Dikutip CarNewsChina, Rabu (4/11) menurut laporan eksklusif dari 21CBH, negosiasi antara Dongfeng dan CATL telah berlangsung sejak kuartal kedua tahun ini. Langkah strategis ini diambil seiring semakin dekatnya tenggat peluncuran produk pada kuartal keempat.

Baterai Shenxing generasi ketiga yang diperkenalkan CATL pada 21 April lalu menawarkan performa pengisian daya 10 persen hingga 80 persen dalam waktu 3 menit 44 detik, dan mencapai pengisian daya 100 persen cuma butuh waktu sekitar 6 menit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi CATL, produksi massal baterai Shenxing generasi ketiga menjadi kunci penting untuk membuktikan keunggulan teknologinya di tengah persaingan pasar yang ketat. Pesaing utama CATL, BYD, telah mengaplikasikan Blade Battery generasi kedua pada berbagai lini kendaraan mereka, termasuk pada model kelas entry-level.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Upaya Dongfeng untuk mengamankan hak debut baterai ini dipandang sebagai strategi untuk meraih posisi tawar yang lebih kuat dalam rantai pasok baterai, termasuk jaminan pasokan dan kepastian harga. Meskipun tren "de-CATL-ization" atau diversifikasi pemasok baterai marak dilakukan oleh produsen kendaraan listrik, CATL tetap menguasai pasar dengan pangsa 43,8 persen di China hingga kuartal ketiga 2026.

Hubungan kedua perusahaan makin erat setelah Dongfeng dan CATL menandatangani perjanjian kerja sama strategis pada 29 Oktober. Kerja sama tersebut berfokus pada pembangunan ekosistem energi terintegrasi antara super-charging dan battery-swapping.

Lini merek di bawah naungan Dongfeng, seperti Voyah, M-hero, dan Epicland, diproyeksikan menjadi yang pertama mengadopsi produk super-charging 10C atau lebih tinggi yang dikembangkan bersama CATL.

Langkah ini sejalan dengan transformasi CATL yang kini memosisikan diri sebagai penyedia solusi energi menyeluruh, bukan sekadar produsen baterai. CATL memadukan stasiun penggantian baterai "Chocolate" milik mereka dengan jaringan super-charging Shenxing untuk membangun jaringan energi yang saling terhubung.

CATL menargetkan perluasan jaringan hingga lebih dari 3.000 stasiun pengisian daya dan penggantian baterai terintegrasi pada akhir tahun ini, bekerja sama dengan sejumlah mitra utama seperti Dongfeng, Chery, BAIC, Changan, GAC, dan Seres.

(hjn/mik)
placeholder
LIHAT SELENGKAPNYA