Ayah bunda pasti kadang-kadang bingung kan, bagaimana menghadapi anak-anak yang cenderung tenggelam dengan gadget dan Internet, sehingga seakan-akan tercerabut dari kehidupan sosial.
Berkaca pada pengalaman Iman, teknologi justru memberinya peluang besar untuk melihat dunia yang lebih luas, merantau dari kampung halamannya di Sumatera Barat, sampai ke New York, Amerika Serikat.
(CNN Indonesia/Andini Safitri) |
Iman bercerita, dulu orang tuanya sering kelimpungan karena dia sering ke warung Internet (Warnet—kalian pernah dengar istilah ini?) sepulang sekolah. Di warnet dia asyik chatting dan berselancar di Internet.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Iman paham akan kekhawatiran orang tua terhadap dampak negatif teknologi. Kalau dimanfaatkan dengan baik, teknologi justru sangat bermanfaat bagi pendidikan anak. Dia bilang, dirinya adalah salah satu contoh yang baik.
(CNN Indonesia/Andini Safitri) |
Kepercayaan dari orang tua, kata Iman, membuatnya pantang menyerah meski pernah juga mengalami bullying, dicap ambisius dan sombong. Dia menganggap bullying adalah kritikan sehingga tak melempem karenanya.
Menurut Iman, ada banyak aplikasi penunjang yang dapat meningkatkan prestasi anak melalui teknologi. Orang tua cukup mengawasi dan beri anak kepercayaan untuk meraih prestasinya.
Mendengar keterangan tersebut, sejumlah orang tua yang hadir tampak antusias dan melemparkan berbagai pertanyaan kepada Iman.
(CNN Indonesia/Andini Safitri) |
(CNN Indonesia/Andini Safitri)
(CNN Indonesia/Andini Safitri)
(CNN Indonesia/Andini Safitri)