Untuk menjawab pertanyaan tersebut tim 'Ragi' dari SMA di Sumatera Utara mencoba membuat penelitian untuk membuat tempe di luar angkasa. Namun, sebelum membuat tempe, mereka harus meneliti ragi terlebih dahulu.
Ragi adalah bahan fermentasi yang dapat membantu pembuatan tempe berhasil. Mereka menguji coba kinerja ragi dalam gravitasi nol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim Ragi ini masuk ke dalam 22 topik penelitian yang dipilih NASA untuk dikembangkan di Stasiun Antariksa Internasional (ISS Project). Dua di antaranya dari Indonesia, yaitu proyek pembuatan tempe dan penanaman padi.
Mereka bersepuluh meneliti di Valley Christian High School di San Jose. Di sana mereka membuat microlab terhadap ragi yang diujicobakan.
Microlab tersebut diterbangkan menggunakan roket tanpa awak Atlas 5 dari Cape Canareval, Florida ke International Space Station (ISS) pada 23 Maret 2016. Microlab akan dipantau perkembanganya menggunakan kamera.
Pada Mei ini, rencananya ragi tersebut akan diambil kembali dan dilihat perkembanganya. Semoga saja penelitianya berhasil, agar tempe bisa dinikmati di bumi dan di antariksa. (ded/ded)