Prabowo
Subianto

Sandiaga
Uno

Lahir

Jakarta, 17 Oktober 1951
Pekanbaru, 28 Juni 1969

Biografi

Pada 2008 Prabowo mendirikan Partai Gerindra. Sebelumnya aktif di militer dan pernah jadi Komandan Jenderal Kopassus serta Panglima Kostrad. Bersama Luhut Binsar Pandjaitan mendirikan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Gultor 81).
Sandiaga pernah jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017-2018. Sebelumnya dia lama berkecimpung di dunia bisnis. Dia sejak lama menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra sebelum akhirnya mengundurkan diri.

Lulusan

  • Akademi Militer Nasional
  • Wichita State University
  • George Washington University

Karir

Danjen Kopassus
Pangkostrad
Mendirikan sekaligus sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra
Cawapres
Capres
Manajer Investasi Seapower Asia Investment Ltd
Bergabung ke MP Holding Limited Group
Executive Vice President NTI Resources Ltd
Mendirikan PT Saratoga Investama Sedaya
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia
Wakil Gubernur DKI Jakarta

Aset Kekayaan

Total kekayaan

Rp1.952.013.493.659

Harta
tidak bergerak

8 tanah dan 7 bangunan dengan total nilai Rp230 miliar.

Surat berharga senilai Rp1,7 triliun.

Kas atau setara kas senilai total Rp1,8 miliar.

Harta
bergerak

7 mobil dan satu motor dengan total nilai Rp1,4 miliar.

Harta bergerak lainnya senilai Rp16,4 miliar.

Utang

Tidak ada utang

Total kekayaan

Rp5.099.960.524.965

Harta
tidak bergerak

7 Tanah dan 8 bangunan senilai total Rp191,6 miliar.

Surat berharga senilai Rp4,7 triliun.

Kas dan setara kas dengan nilai Rp495 miliar.

Harta
bergerak

2 mobil dengan total nilai Rp325 juta.

Harta Bergerak Lainnya Rp3,2 miliar.

Harta lainnya senilai Rp41 miliar.

Utang

Rp340.028.135.379

Prestasi dan Polemik

Prestasi

Bersama Luhut B. Pandjaitan mendirikan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Gultor 81) (1981)

Wakil Komandan Sat Gultor 81 (1985)

Komandan Jenderal Kopassus (1995-1998)

Menggagalkan penyanderaan 11 peneliti Ekspedisi Lorentz 95 (1996)

Panglima Kostrad (1998)

Mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (2008)

Polemik

Disebut terlibat dalam penculikan aktivis 1998 saat menjabat Pangkostrad

Diberhentikan BJ Habibie sebagai Pangkostrad karena tak mampu mengetahui seluruh aktivitas bawahannya

Diembargo Pemerintah AS (2000)

Menyebut anggaran bocor Rp1.000 triliun per tahun (2014)

Menyebut 80 persen tanah RI dikuasai segelintir elite bermental maling (2018)

Menyebut Indonesia akan bubar pada 2030 (2018)

Prestasi

Lulus dengan IPK sempurna dari George Washington University, Amerika Serikat (1994)

Indonesian Entrepreneur of the Year (2008)

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2005 – 2008

150 orang terkaya versi Globe Asia (2009)

Orang terkaya nomor 37 di Indonesia, Majalah Forbes (2011)

Memecahkan rekor sebagai pengusaha dengan pembukaan IPO tertinggi (2013)

Polemik

Masuk dalam daftar Panama Papers (2016)

Menyalahkan pejalan kaki terkait kemacetan di Tanah Abang (2017)

Menyatakan ingin mengganti Alexis menjadi Al-Ikhlas (2017)

Diduga memberi mahar politik ke PKS dan PAN agar diterima sebagai cawapres Prabowo Subianto (2018)

Delapan bulan sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta dan memilih mencalonkan diri di Pilpres 2019 (2018)

Meninggalkan program andalan OK OCE di DKI Jakarta (2018)

Visi dan Misi

Visi
Terwujudnya Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang adil, makmur bermartabat, relijius, berdaulat di bidang politik, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian nasional yang kuat dibidang budaya serta menjamin kehidupan yang rukun antar warga negara tanpa memandang suku, agama, latar belakang sosial dan rasnya berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Misi
1
Membangun perekonomian nasional yang adil, makmur, berkualitas, dan berwawasan lingkungan dengan mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia melalui jalan politik-ekonomi sesuai Pasal 33 dan 34 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
2
Membangun masyarakat Indonesia yang cerdas, sehat, berkualitas, produktif, dan berdaya saing dalam kehidupan yang aman, rukun, damai, dan bermartabat serta terlindungi oleh jaminan sosial yang berkeadilan tanpa diskriminasi.
3
Membangun keadilan di bidang hukum yang tidak tebang pilih dan transparan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia melalui jalan demokrasi yang berkualitas sesuai dengan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
4
Membangun kembali nilai-nilai luhur kepribadian bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, dan bersahabat, yang diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa.
5
Membangun sistem pertahanan dan keamanan nasional secara mandiri yang mampu menjaga keutuhan dan integritas wilayah Indonesia.

*KPU mempersilakan masing-masing pasangan untuk memperbaiki visi misi sebelum masa debat pada Januari 2019.

Tim Sukses

Ketua
  • Djoko Santoso

Wakil Ketua
  • Rachmawati Soekarnoputri

  • Ahmad Muzani

  • Hinca Pandjaitan

  • Eddy Soeparno

  • Mustafa Kamal

  • Priyo Budi Santoso

  • Mardani Ali Sera

  • Yandri Susanto

  • Slamet Ma’arif

  • Neno Warisman

  • Judi Magio Yusuf

  • Nanik S Deyang

  • Eno Sigit Harjojudanto

  • Netty Praseyani Heryawan

Sekretaris
  • Hanafi Rais

Direktur Eksekutif
  • Musa Bangun

Bendahara
  • Thomas A. Muliatna Djiwandono

Koordinator Juru Kampanye Nasional
  • Susilo Bambang Yudhoyono

Koordinator Juru Bicara
  • Dahnil Anzhar Simanjuntak

Juru Bicara
  • Sudrajat

  • Sugiono

  • Al-Muzzammil Yusuf

  • Dede Yusuf Macan Effendi

  • Ferry Juliantono

  • Viva Yoga Mauladi

  • Rachland Nasidik

  • Desi Ratnasari

  • Andre Rosiade

  • Rahayu Saraswati Djojohadikusumo

  • Memed Sosiawan

  • Ledia Hanifa Amaliah

  • Faldo Maldini

  • Rico Rustombi

  • Putu Supadma

  • Irene

Koordinator Juru Debat
  • Ledia Hanifa Amaliah

Peta Suara 2014

Prabowo
Subianto

Lahir

Jakarta, 17 Oktober 1951

Biografi

Pada 2008 Prabowo mendirikan Partai Gerindra. Sebelumnya aktif di militer dan pernah jadi Komandan Jenderal Kopassus serta Panglima Kostrad. Bersama Luhut Binsar Pandjaitan mendirikan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Gultor 81).

Lulusan

  • Akademi Militer Nasional

Karir

Danjen Kopassus
Pangkostrad
Mendirikan sekaligus sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra
Cawapres
Capres

Aset Kekayaan

Total kekayaan

Rp1.952.013.493.659

Harta
tidak bergerak
  • 8 tanah dan 7 bangunan dengan total nilai Rp230 miliar.

  • Surat berharga senilai Rp1,7 triliun.

  • Kas atau setara kas senilai total Rp1,8 miliar.

Harta
bergerak
  • 7 mobil dan satu motor dengan total nilai Rp1,4 miliar.

  • Harta bergerak lainnya senilai Rp16,4 miliar.

Utang

Tidak ada utang

Prestasi dan Polemik

Prestasi
  • Bersama Luhut B. Pandjaitan mendirikan Detasemen 81 Penanggulangan Teror (Gultor 81) (1981)

  • Wakil Komandan Sat Gultor 81 (1985)

  • Komandan Jenderal Kopassus (1995-1998)

  • Menggagalkan penyanderaan 11 peneliti Ekspedisi Lorentz 95 (1996)

  • Panglima Kostrad (1998)

  • Mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (2008)

Polemik
  • Disebut terlibat dalam penculikan aktivis 1998 saat menjabat Pangkostrad

  • Diberhentikan BJ Habibie sebagai Pangkostrad karena tak mampu mengetahui seluruh aktivitas bawahannya

  • Diembargo Pemerintah AS (2000)

  • Menyebut anggaran bocor Rp1.000 triliun per tahun (2014)

  • Menyebut 80 persen tanah RI dikuasai segelintir elite bermental maling (2018)

  • Menyebut Indonesia akan bubar pada 2030 (2018)

Visi dan Misi

Visi
Terwujudnya Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang adil, makmur bermartabat, relijius, berdaulat di bidang politik, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian nasional yang kuat dibidang budaya serta menjamin kehidupan yang rukun antar warga negara tanpa memandang suku, agama, latar belakang sosial dan rasnya berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Misi
1
Membangun perekonomian nasional yang adil, makmur, berkualitas, dan berwawasan lingkungan dengan mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia melalui jalan politik-ekonomi sesuai Pasal 33 dan 34 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
2
Membangun masyarakat Indonesia yang cerdas, sehat, berkualitas, produktif, dan berdaya saing dalam kehidupan yang aman, rukun, damai, dan bermartabat serta terlindungi oleh jaminan sosial yang berkeadilan tanpa diskriminasi.
3
Membangun keadilan di bidang hukum yang tidak tebang pilih dan transparan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia melalui jalan demokrasi yang berkualitas sesuai dengan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
4
Membangun kembali nilai-nilai luhur kepribadian bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, dan bersahabat, yang diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa.
5
Membangun sistem pertahanan dan keamanan nasional secara mandiri yang mampu menjaga keutuhan dan integritas wilayah Indonesia.

*KPU mempersilakan masing-masing pasangan untuk memperbaiki visi misi sebelum masa debat pada Januari 2019.

Tim Sukses

Ketua
  • Djoko Santoso

Wakil Ketua
  • Rachmawati Soekarnoputri

  • Ahmad Muzani

  • Hinca Pandjaitan

  • Eddy Soeparno

  • Mustafa Kamal

  • Priyo Budi Santoso

  • Mardani Ali Sera

  • Yandri Susanto

  • Slamet Ma’arif

  • Neno Warisman

  • Judi Magio Yusuf

  • Nanik S Deyang

  • Eno Sigit Harjojudanto

  • Netty Praseyani Heryawan

Sekretaris
  • Hanafi Rais

Direktur Eksekutif
  • Musa Bangun

Bendahara
  • Thomas A. Muliatna Djiwandono

Koordinator Juru Kampanye Nasional
  • Susilo Bambang Yudhoyono

Koordinator Juru Bicara
  • Dahnil Anzhar Simanjuntak

Juru Bicara
  • Sudrajat

  • Sugiono

  • Al-Muzzammil Yusuf

  • Dede Yusuf Macan Effendi

  • Ferry Juliantono

  • Viva Yoga Mauladi

  • Rachland Nasidik

  • Desi Ratnasari

  • Andre Rosiade

  • Rahayu Saraswati Djojohadikusumo

  • Memed Sosiawan

  • Ledia Hanifa Amaliah

  • Faldo Maldini

  • Rico Rustombi

  • Putu Supadma

  • Irene

Koordinator Juru Debat
  • Ledia Hanifa Amaliah

Peta Suara 2014

Sandiaga
Uno

Lahir

Pekanbaru, 28 Juni 1969

Biografi

Sandiaga pernah jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta 2017-2018. Sebelumnya dia lama berkecimpung di dunia bisnis. Dia sejak lama menjabat Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra sebelum akhirnya mengundurkan diri.

Lulusan

  • Wichita State University

  • George Washington University

Karir

Manajer Investasi Seapower Asia Investment Ltd
Bergabung ke MP Holding Limited Group
Executive Vice President NTI Resources Ltd
Mendirikan PT Saratoga Investama Sedaya
Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia
Wakil Gubernur DKI Jakarta

Aset Kekayaan

Total kekayaan

Rp5.099.960.524.965

Harta
tidak bergerak
  • 7 Tanah dan 8 bangunan senilai total Rp191,6 miliar.

  • Surat berharga senilai Rp4,7 triliun.

  • Kas dan setara kas dengan nilai Rp495 miliar.

Harta
bergerak
  • 2 mobil dengan total nilai Rp325 juta.

  • Harta Bergerak Lainnya Rp3,2 miliar.

  • Harta lainnya senilai Rp41 miliar.

Utang

Rp340.028.135.379

Prestasi dan Polemik

Prestasi
  • Lulus dengan IPK sempurna dari George Washington University, Amerika Serikat (1994)

  • Indonesian Entrepreneur of the Year (2008)

  • Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2005 – 2008

  • 150 orang terkaya versi Globe Asia (2009)

  • Orang terkaya nomor 37 di Indonesia, Majalah Forbes (2011)

  • Memecahkan rekor sebagai pengusaha dengan pembukaan IPO tertinggi (2013)

Polemik
  • Masuk dalam daftar Panama Papers (2016)

  • Menyalahkan pejalan kaki terkait kemacetan di Tanah Abang (2017)

  • Menyatakan ingin mengganti Alexis menjadi Al-Ikhlas (2017)

  • Diduga memberi mahar politik ke PKS dan PAN agar diterima sebagai cawapres Prabowo Subianto (2018)

  • Delapan bulan sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta dan memilih mencalonkan diri di Pilpres 2019 (2018)

  • Meninggalkan program andalan OK OCE di DKI Jakarta (2018)

Visi dan Misi

Visi
Terwujudnya Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang adil, makmur bermartabat, relijius, berdaulat di bidang politik, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian nasional yang kuat dibidang budaya serta menjamin kehidupan yang rukun antar warga negara tanpa memandang suku, agama, latar belakang sosial dan rasnya berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Misi
1
Membangun perekonomian nasional yang adil, makmur, berkualitas, dan berwawasan lingkungan dengan mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia melalui jalan politik-ekonomi sesuai Pasal 33 dan 34 UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
2
Membangun masyarakat Indonesia yang cerdas, sehat, berkualitas, produktif, dan berdaya saing dalam kehidupan yang aman, rukun, damai, dan bermartabat serta terlindungi oleh jaminan sosial yang berkeadilan tanpa diskriminasi.
3
Membangun keadilan di bidang hukum yang tidak tebang pilih dan transparan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia melalui jalan demokrasi yang berkualitas sesuai dengan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
4
Membangun kembali nilai-nilai luhur kepribadian bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, dan bersahabat, yang diberkati oleh Tuhan Yang Maha Esa.
5
Membangun sistem pertahanan dan keamanan nasional secara mandiri yang mampu menjaga keutuhan dan integritas wilayah Indonesia.

*KPU mempersilakan masing-masing pasangan untuk memperbaiki visi misi sebelum masa debat pada Januari 2019.

Tim Sukses

Ketua
  • Djoko Santoso

Wakil Ketua
  • Rachmawati Soekarnoputri

  • Ahmad Muzani

  • Hinca Pandjaitan

  • Eddy Soeparno

  • Mustafa Kamal

  • Priyo Budi Santoso

  • Mardani Ali Sera

  • Yandri Susanto

  • Slamet Ma’arif

  • Neno Warisman

  • Judi Magio Yusuf

  • Nanik S Deyang

  • Eno Sigit Harjojudanto

  • Netty Praseyani Heryawan

Sekretaris
  • Hanafi Rais

Direktur Eksekutif
  • Musa Bangun

Bendahara
  • Thomas A. Muliatna Djiwandono

Koordinator Juru Kampanye Nasional
  • Susilo Bambang Yudhoyono

Koordinator Juru Bicara
  • Dahnil Anzhar Simanjuntak

Juru Bicara
  • Sudrajat

  • Sugiono

  • Al-Muzzammil Yusuf

  • Dede Yusuf Macan Effendi

  • Ferry Juliantono

  • Viva Yoga Mauladi

  • Rachland Nasidik

  • Desi Ratnasari

  • Andre Rosiade

  • Rahayu Saraswati Djojohadikusumo

  • Memed Sosiawan

  • Ledia Hanifa Amaliah

  • Faldo Maldini

  • Rico Rustombi

  • Putu Supadma

  • Irene

Koordinator Juru Debat
  • Ledia Hanifa Amaliah

Peta Suara 2014

back to top