Menimbang Calon di Pilgub Kaltim, PDIP Tanya Kesediaan Risma

Abi Sarwanto, CNN Indonesia
Kamis, 04/01/2018 05:44 WIB
Menimbang Calon di Pilgub Kaltim, PDIP Tanya Kesediaan Risma
PDIP tengah mempertimbangkan nama Tri Rismaharini untuk diusung dalam Pilgub Kaltim 2018. (CNN Indonesia/Djonet Sugiarto).
Jakarta, CNN Indonesia -- Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tengah mempertimbangkan sejumlah nama untuk perhelatan Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) 2018. Salah satu nama yang muncul untuk Pilgub Kaltim itu, yakni Tri Rismaharini.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat mengatakan, saat ini nama Wali Kota Surabaya yang karib dipanggil Risma itu tengah dipertimbangkan untuk diusung maju sebagai calon gubernur Kaltim. Karenanya, PDIP akan menanyakan kesediaan Risma terkait namanya masuk bursa di Pilgub Kaltim.

"Tapi saya sampaikan tanya dulu pada beliau. Mau enggak ditugaskan di Kaltim meninggalkan Surabaya? Ini kan jadi pertimbangan juga," kata Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (3/1).
Menurut Djarot, selain Risma, PDIP juga tengah mempertimbangkan nama Kapolda Kaltim Inspektur Jenderal Safaruddin sebagai bakal calon gubernur.

Apalagi Safaruddin, disebut Djarot, telah mendaftar ke PDIP sebagai bakal calon gubernur Kaltim. "Salah satunya, dia (Safaruddin) kan daftar di PDIP," ujarnya.

Terpisah, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, partainya melihat peluang Risma di Pilgub Kaltim karena ada dorongan dari beberapa kelompok masyarakat.

"Ada yang mengusulkan, ada beberapa kelompok masyarakat untuk mendorong Bu Risma di Kaltim karena kita lihat dari aspek perdagangan itu antarpulau itu kedekatan antara Kaltim dan Jatim," ujar Hasto.
Adapun, sejauh ini PDIP memang belum mengumumkan calon-calon yang bakal diusung untuk ikut Pilkada serentak 2018. Sedianya PDIP baru akan mengumumkan nama-nama itu besok siang di kantor DPP.

PDIP akan mengumumkan nama calon yang diusung untuk sejumlah pilkada, antara lain Pilgub Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung, Papua, dan beberapa daerah lain yang menggelar pilkada.
(osc/ugo)