Khofifah Resmi Mundur dari Mensos Usai Sah Jadi Cagub Jatim

Priska Sari Pratiwi, CNN Indonesia
Selasa, 09/01/2018 15:23 WIB
Khofifah Resmi Mundur dari Mensos Usai Sah Jadi Cagub Jatim
Khofifah Indarparawansa akan mendaftar sebagai bakal calon di Pilgub Jatim, besok. Jika sudah disahkan sebagai cagub, Khofifah baru akan mundur sebagai Mensos. (CNN Indonesia/Andry Novelino).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa menyerahkan surat izin kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait pendaftaran sebagai bakal calon gubernur Jawa Timur, hari ini, Selasa (9/1). Rencananya Khofifah bersama bakal pasangan calonnya Emil Dardak akan mendaftar ke KPUD Jawa Timur, Rabu (10/1).

"Insyaallah hari ini saya menyampaikan surat izin mendaftar dan mohon untuk mengikuti proses konstestasi," ujar Khofifah di Istana Wakil Presiden, Jakarta.

Dalam surat itu, Khofifah juga menyertakan akan mohon izin mundur sebagai Mensos jika sudah sah ditetapkan KPUD Jatim sebagai calon gubernur. "Jika sudah ditetapkan sah sebagai cagub, kami mohon diizinkan untuk mengundurkan diri dari keanggotaan kabinet, intinya begitu sih," kata Khofifah.


Khofifah mengaku telah mendapat sejumlah pesan khusus dari JK terkait pencalonan dirinya dalam Pilgub Jatim. Menurut Khofifah, hubungannya dengan JK sudah seperti keluarga.

"Saya sama Pak JK dari dulu itu seperti anak mantu ibaratnya. Jadi bangun komunikasi sejak lama, sebagai bapak pada anaknya, banyak kesan-kesan," katanya.


Sementara saat disinggung soal pengganti dirinya, Khofifah menolak berkomentar. Menurut Khofifah, penggantian dirinya sebagai Mensos merupakan kewenangan Presiden dan Wapres.

"Wah kalau itu wilayah presiden. Jadi musyawarahnya presiden dengan wapres, enggak elok kalau saya sampaikan seperti itu," ucap Khofifah.


Di Pilgub Jatim, Khofifah berpasangan dengan Bupati Trenggalek Emil Dardak. Pasangan ini akan melawan Saifullah Yusuf alias Gus Ipul yang diusung PDIP dan PKB yang sejauh ini belum diketahui siapa pasangannya usai ABdullah Azwar Anas mundur. (osc/gil)