Demiz dan Dedi Mulyadi Tak Datang Bersama ke Pengundian

Tiara Sutari, CNN Indonesia
Selasa, 13/02/2018 18:53 WIB
Demiz dan Dedi Mulyadi Tak Datang Bersama ke Pengundian
Meski tak datang bersama, baik Deddy Mizwar maupun Dedi Mulyadi berseloroh hampir serupa soal harapan nomor urut yang akan mereka dapat dalam Pilgub Jabar. (ANTARA FOTO/Novrian Arbi)
Bandung, CNN Indonesia -- Bakal pasangan calon gubernur Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi tak datang bersama ke tempat pengundian nomor urut Pilkada Jawa Barat 2018 hari ini.

Deddy tiba lebih dulu di lokasi, Gedung Olahraga (GOR) Arcamanik, Kota Bandung.

"Sendiri, Kang Dedi masih di Purwakarta," kata Deddy Mizwar setibanya di lokasi saat disapa wartawan, Selasa (13/2).
Selain tak didampingi pasangannya, Deddy juga tak didampingi istri. Dia berseloroh kalau istrinya masih berdandan sehingga ditinggalkannya.

"Tadi masih dandan , istri saja saya tinggal," kata pria yang merupakan Wakil Gubernur Jabar saat ini.

Lebih lanjut, Deddy mengaku tak ada nomor khusus yang dia inginkan dari empat nomor yang tersedia dalam Pilgub Jabar.

"Mau satu, dua, tiga, empat, yang penting asal tidak lima. Kalau lima enggak ikut Pilkada," seloroh pria yang juga dikenal sebagai aktor senior dalam perfilman di Indonesia.

Tak berapa lama Deddy memasuki gedung tempat pengundian nomor urut, pasangannya dalam pilkada, Dedi Mulyadi pun tiba.
Dedi datang dengan menggunakan setelan busana putih-putih. Saat ditanya ia tak datang bersama dengan Deddy, Dedi menjawab, "Teu bareng [tidak bersama], kan belum tentu tidak bareng-bareng yah.

Serupa jawaban Deddy, Dedi pun mengaku tak memiliki harapan mendapatkan nomor urut berada dari empat yang tersedia.

"Asal enggak sembilan, kalau sembilan enggak ikut pemilihan," seloroh Dedi serupa lelucon yang disampaikan Deddy Mizwar.

"Dan yang penting nomor apa saja boleh asal wajahnya tidak ganti, repot kalau ganti pemilih bingung yah," tambah pria yang menjabat Bupati Purwakarta juga Ketua DPD Golkar Jawa Barat tersebut.

Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi maju dalam Pilgub Jabar ini dengan sokongan Partai Demokrat dan Golkar. Lawan mereka dalam Pilgub Jabar ini adalah Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (PKB, PPP, Partai Hanura dan Partai NasDem), Sudrajat-Ahmad Syaikhu (PKS, Partai Gerindra, PAN), serta Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan (PDIP). (kid/kid)