Harta Cagub Maluku Utara Melonjak Rp43 M Sejak Jabat Bupati

Feri Agus, CNN Indonesia
Senin, 19/03/2018 17:11 WIB
Harta Cagub Maluku Utara Melonjak Rp43 M Sejak Jabat Bupati
Cagub Maluku Utara, AHM mengalami lonjakan kekayaan siginifkan hingga jadi tersangka. (Screenshot via facebook (Ahmad Hidayat Mus)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon Gubernur Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus (AHM) mengalami lonjakan kekayaan yang signifikan sejak menjabat sebagai Bupati Kepulauan Sula hingga ikut serta dalam Pilkada serentak 2018 ini.

Hal tersebut terlihat dalam Laporan Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik politisi Partai Golkar tersebut.

Berdasar penelusuran CNNIndonesia.com di laman resmi LHKPN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (19/3), sejak dilantik menjadi Bupati Kepulauan Sula pada tahun 2005, AHM tercatat memiliki total harta kekayaan senilai Rp7,6 miliar.


Sementara itu, pada laman https://kpk.go.id/id/pantau-pilkada-indonesia, ketika maju kembali menjadi calon Gubernur Maluku Utara pada tahun 2018-2023, AHM tercatat memiliki harta kekayaan senilai Rp51, miliar.

Peningkatan harta yang signifikan itu dapat dilihat dalam tiga LHKPN milik AHM di https://acch.kpk.go.id/aplikasi-lhkpn/.

Pada LHKPN pertamanya, AHM tercatat baru memiliki dua bidang tanah di Jakarta Selatan dan Kota Manado, Sulawesi Utara. Kemudian AHM punya 6 unit mobil dari berbagai merek, di antaranya Toyota Land Cruiser, Mercedes-Benz, dan 1 unit speedboat.


Kemudian mengintip LHKPN pada tahun 2010, memasuki periode kedua menjabat Bupati Kepulauan Sula, kekayaan AHM melonjak menjadi Rp36,7 miliar dan US$110 ribu. Mantan Ketua DPP Golkar itu tercatat mempunyai 19 bidang tanah dan bangunan.

Tanah yang dikuasai AHM itu tersebar di sejumlah daerah, seperti di Jakarta Selatan, Kabupaten Bogor, Bandung, Manado, Minahasa Utara sampai Kepulauan Sula. Nilai aset tanah dan bangunan itu mencapai Rp21 miliar.

Kendaraan AHM pun bertambah menjadi 11 unit mobil dan 1 unit speedboat. Mobil baru yang dia miliki antara lain Range Rover, Toyota Alphard, BMW, hingga 2 unit Hummer. AHM juga memiliki surat berharga hingga giro yang bernilai sekitar Rp8,5 miliar.


Sementara pada LHKPN 2013, saat AHM maju sebagai calon Gubernur Maluku Utara 2013-2018, total kekayaannya berkurang sedikit menjadi Rp35,2 miliar dan US$110 ribu. Kepemilikan aset tanah dan bangunan hingga surat berharga tak terjadi perubahan signifikan.

Kuasa hukum AHM, M Konoras mengatakan kekayaan yang dimiliki kliennya itu merupakan hasil usaha sebagai pengusaha kayu di Maluku Utara, sebelum menjabat sebagai pejabat negara. AHM pernah menjadi anggota DPR dan Bupati Kepulauan Sula dua periode.

"Setahu kami itu beliau sebelum menjadi anggota DPR, Bupati, dia pengusaha kayu. Yang jelas beliau itu pengusaha besar. Pengusaha kayu," kata Konoras saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.


Konoras menyatakan harta kekayaan AHM dapat dipertanggungjawabkan dan merupakan hasil yang sah sebagai pengusaha kayu. Konoras mengklaim sempat meneliti kekayaan AHM dan setelah itu percaya jika kekayaannya yang melonjak signifikan itu dari usaha kayu.

"100 persen bisa dipertanggungjawabkan. Beliau sudah banyak uang sejak belum menjadi anggota DPR. Apalagi setelah jadi anggota DPR 1 periode, bupati 2 periode," kata dia.

AHM telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi proyek pengadaan lahan Bandara Bobong, Kabupaten Sula tahun anggaran 2009 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia dijerat bersama adiknya, Zainal Mus selaku Ketua DPRD Kepulauan Sula 2009-2014.

Dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Bandara Bobong ini, AHM diduga menerima Rp850 juta dan Zainal sebesar Rp1,5 miliar, dari total kerugian negara yang dihitung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebesar Rp3,4 miliar. (DAL)