Survei RKT: Deddy Mizwar Berpotensi Menang di Pilgub Jabar

Bimo Wiwoho, CNN Indonesia
Sabtu, 23/06/2018 03:50 WIB
Survei RKT: Deddy Mizwar Berpotensi Menang di Pilgub Jabar
Pasangan calon gubernur dan wagub Jawa Barat nomor urut empat Deddy Mizwar (kiri)-Dedi Mulyadi (kanan). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)
Jakarta, CNN Indonesia -- Lembaga survei Roda Tiga Konsultan (RKT) menyatakan pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi memiliki elektabilitas terbesar di banding tiga pasangan lainnya. Bahkan, Deddy-Dedi mengungguli paslon Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum yang selama ini selalu menjadi rival terdekatnya dalam aspek elektabilitas.

Hasil survei RKT menyebut Deddy-Dedi yang paling berpotensi memenangkan Pilkada Jabar andai pemungutan suara dilakukan saat survei, yakni 28 Mei-21 Juni.

Dalam aspek elektabilitas kandidat tertutup, Deddy-Dedi bakal meraih 29,9 persen suara. Jumlah suara itu unggul tipis dari perolehan Ridwan Kamil-Uu yang meraih 28,6 persen. Kemudian pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu memperoleh 4,8 persen suara dan Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan mendapat 4,6 persen suara.


Elektabilitas kandidat tertutup adalah mekanisme survei dengan menyodorkan seluruh nama paslon kepada setiap responden.

"Pemilih yang belum menentukan masih cukup tinggi, yaitu 32,4 persen," ucap Direktur Riset RKT Rikola Fedri saat menjabarkan hasil survei di bilangan Lebak Bulus, Jakarta, Jumat (22/6).

Rikola mengatakan pihaknya melakukan survei tersebut dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih melalui stratified systemic random sampling. Rikola mengklaim responden benar-benar dipilih secara acak dan independen dari seluruh wilayah Jabar.

Responden tidak dipilih secara sengaja dengan menunjuk kalangan pendukung paslon tertentu. Karenanya, dia yakin hasil survei dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, Rikola mengatakan bahwa Margin of error surveinya juga mencapai 2,9 persen. Meski begitu, Rikola enggan membeberkan pihak yang memesan survei.

"Untuk Jabar di survei RTK, Deddy-Dedi unggul tipis atas Ridwan Kamil-UU tetapi masih dalam rentang margin of error 2,9%, sehingga untuk pemenang belum bisa dipastikan," ucap Rikola.


Potensi Imbang

Dalam mekanisme elektabilitas kandidat top of mind, Deddy-Dedi imbang dengan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum. Keduanya memperoleh 21,0 persen suara jika pemungutan suara dilakukan saat itu. Pasangan Sudrajat-Syaikhu mendapat 3,9 suara, sementara TB Hasanuddin-Anton mendapat 2,9 suara.

"Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum secara spontan disebutkan oleh 21,0 persen responden sebagai cagub-cawagub Jabar," katanya.

Mekanisme survei elektabilitas kandidat top of mind yakni survei dilakukan tanpa menyodorkan nama-nama paslon ke setiap responden. Dengan kata lain, langsung menanyakan paslon mana yang akan didukung oleh responden.

RKT turut meneliti kemantapan pemilih terhadap cagub-cawagub Jabar yang didukung. Hasilnya, Deddy-Dedi kembali unggul dengan 19,2 persen. Sementara rival terdekatnya, Ridwan Kamil-Uu meraih 18,5 persen. Pasangan Sudrajat-Syaikhu memperoleh 2,6 dan TB Hasanuddin-Anton mendapat 2,7 persen.

"Pemilih mantap Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi saat ini 19,2 persen unggul tipis dibandingkan pemilih mantap Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum," kata rikola.

Rikola kemudian memaparkan hasil survei dalam aspek popularitas dan likeabilitas kandidat. Hasilnya, 93,6 responden mengenali Deddy Mizwar. Lalu 78,7 persen responden juga menyukai cagub yang diusung Partai Demokrat dan Golkar tersebut.


Sementara itu, Sebanyak 85,8 persen dari 1.200 responden mengaku kenal dengan Ridwan Kamil. Kemudian sebanyak 73,2 persen dari seluruh responden menyukai Mantan wali kota Bandung tersebut.

"Di antara cawagub Jabar, Dedi Mulyadi ang paling populer dan disukai, 70,1 persen dikenal dan 55,0 persen disukai responden ," ucap Rikola.

Pada lembaga yang berbeda, berdasarkan survei terbaru Saiful Mujani Research Center (SMRC), tingkat keterpilihan atau elektabilitas pasangan Ridwan Kamil- Ruzhanul Ulum paling unggul yaitu mencapai 43,1 persen.

Dalam survei yang digelar 22 Mei-1 Juni 2018 itu, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi mendapatkan 34,1 persen, Sudrajat-Achmad Syaikhu 7,9 persen, dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan 6,5 persen. (pmg)