KPU Minta Atribut Kampanye Pilkada Dicabut Mulai Besok

SAH, CNN Indonesia
Sabtu, 23/06/2018 18:25 WIB
KPU Minta Atribut Kampanye Pilkada Dicabut Mulai Besok
KPU meminta atribut kampanye dibersihkan pada masa tenang yang berlangsung Minggu (23/6) hingga Selasa (26/6). (Antara/Risky Andrianto)
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisi Pemilihan Umum meminta peserta Pilkada 2018 untuk mencabut spanduk-spanduk dan atribut kampanye pada masa tenang, yang berlangsung Minggu (23/6) hingga Selasa (26/6).

"Peserta pilkada itu bersih kan semua alat-alat peraga kampanye," ujar Ketua KPU Arief Budima di Hotel Borobudur, Jakarta, Sabtu (23/6).

Arief mengatakan pihaknya bakal berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) apabila masih ditemukan alat peraga kampanye pada masa tenang.
Sementara itu, Koordinator Pengawasan dan Sosialisas Bawaslu Mochammmad Afifuddin mengatakan bakal menyiagakan personilnya untuk berpatroli di 171 daerah yang menyelenggarakan Pilkada.

"Pengawasan pencegahan melaksanakan undang-undang kita punya mandat untuk melakukan pencegahan kita lakukan patroli dilakukan agar kita fokuskan dan sama-sama sadari," terang dia.

Ia menjelaskan, patroli tersebut bertujuan untuk memberikan efek takut kepada pihak-pihak yang melakukan pelanggaran.

Menurut Afifuddin, apabila dalam patroli pengawasan pihaknya menemukan pelanggaran segera melakukan penindakan. Ia menilai bakal banyak terjadi pelanggaran pada masa tenang.
"Salah satu isu adalah politik uang. Biasanya masih di masa tenang, di hari-hari Pilkada di pagi-pagi," ujar dia.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda mengatakan potensi kampanye di masa tenang bakal tetap ada terutama melalui media sosial. Hanya saja menurut dia hal itu tidak akan menggeser elektabilitas pasangan calin secara signifikan.

"Di udara di media sosial mungkin masih bisa tetapi tidak akan signifikan," kata dia.

Bersih mulai tengah malam

Imbauan pembersihan alat peraga kampanye juga disampaikan oleh Bawaslu Jabar. 

"Besok itu sudah ditertibkan alat peraga dan pengawasan 24 jam terkait dengan money politic dan sebagainya harus diawasi secara ketat," ujar Ketua Bawaslu Jabar Harminus Koto saat menghadiri apel kesiapan pengawas pemilihan umum se-Jawa Barat di Stadion Arcamanik Bandung, Sabtu (23/6).

Harminus mengatakan mulai tengah malam nanti pengawas akan mulai bertugas mencopot APK. Mereka akan terus mengawasi hingga masa tenang. Pihaknya sudah menyiapkan pengawas pemilu di 627 kecamatan se-Jawa Barat.

Harminus menambahkan, pihaknya juga menyiapkan pengawas di tempat pemungutan suara (TPS) guna mengawasi pemungutan suara serta rekapitulasi suara dalam pilkada 16 kabupaten kota dan provinsi Jabar.

"Se-Jawa Barat penggawa kita ada hampir 10 ribu ya," tegasnya.
(hyg/stu)