Ridwan Kamil Akan Gunakan Kostum Piala Dunia ke TPS

CNN Indonesia, CNN Indonesia
Rabu, 27/06/2018 06:00 WIB
Ridwan Kamil Akan Gunakan Kostum Piala Dunia ke TPS
Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Jakarta, CNN Indonesia -- Calon gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Ridwan Kamil berencana datang ke TPS 21 di kawasan Cigadung, pada hari pencoblosan Rabu (27/6).

Ridwan dan istri akan mengenakan kostum peserta Piala Dunia karena TPS tempat dia mencoblos temanya Piala Dunia.

"Saya pakai seragam Jerman, Bu Cinta pakai seragam Brazil, meski beda, tapi urusan cinta kami tetap setia," kata Ridwan dalam keterangannya, Selasa (26/6).

Sebelum mencoblos, Emil juga akan menjemput Tjutju Sukaesih, ibunya, yang bertempat tinggal tak jauh dari kediamannya. Dia juga akan sungkem kepada ibunya dan meminta doa di detik-detik terakhir sebelum ia mencoblos di TPS.

"Ibu ingin lihat saya nyoblos, setelah itu ibu kembali ke TPS-nya untuk mencoblos di TPS dekat rumahnya," ujar Emil.
Emil mengatakan siapapun yang terpilih menjadi gubernur, ia akan menerima hasilnya.

"Kalau menang jangan jumawa, kalau kalah tidak usah melepaskan kekecewaan dengan cara-cara tidak perlu, ini hanya urusan dunia. Disikapi biasa saja, tapi serius," katanya.

Ridwan mengatakan pasangan Rindu dan pendukungnya akan menerima apapun hasilnya, walaupun hasil itu diketahui dari quick count.

"Karena quick count adalah cara penghitungan ilmiah yang patut kita percayai," kata Emil.
Ridwan Kamil Akan Gunakan Kostum Piala Dunia ke TPSTB Hasanuddin. (CNNIndonesia/Huyogo Simbolon)
Sementara calon gubernur Jawa Barat nomor urut dua, TB Hasanuddin mengajak warga Jawa Barat agar tidak golput atau menggunakan hak pilihnya pada Pilkada Jawa Barat 2018, pada 27 Juni 2018 besok.

"Jangan sampai hak suara saudara terbuang dengan sia-sia, pilih pemimpin yang saudara anggap layak pimpin Jawa Barat," kata Hasan.

Hasan juga mengingatkan masyarakat untuk turut berpartisipasi memberikan hak suaranya dan datang ke TPS.

Menurutnya, suara setiap warga yang sudah berhak memilih akan menentukan nasib daerah Jawa Barat lima tahun ke depan, sehingga harus digunakan dengan sebaik-baiknya sesuai hati nurani.

"Jangan tergiur iming-iming politik uang. Sebab, hal tersebut akan mencederai demokrasi di Indonesia, khususnya Jawa Barat," katanya.

Ia berharap peningkatan kesadaran masyarakat untuk menggunakan hak suaranya akan turut meningkatkan partisipasi masyarakat untuk membangun daerahnya.

"Mari datang ke TPS pada 27 Juni mendatang, pilih nomor 2 untuk Hasanah," katanya.
(ugo/ugo)