"Beliau ahli kebijakan publik dan ketatanegaraan," kata Joko Widodo.
Andrinof dikenal sebagai penggagas Visi Indonesia 2033. Salah satu idenya adalah pemindahan ibu kota negara ke Pulau Kalimantan akibat kompleksitas masalah Jabodetabek.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak heran kalau Presiden Joko Widodo mempercayakannya pos Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional kepada Andrinof, Minggu (26/10).
Andrinof menempuh pendidikan tingkat sarjana di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Indonesia. Kemudian dia melanjutkan pendidikan pasca sarjana di Program Master Perencanaan dan Kebijakan Publik FEUI.
Pengalaman organisasinya adalah Ketua III Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI) dan sebagai anggota Dewan Redaksi Jurnal Galang. Dia juga pernah menulis buku yang berjudul Gagalnya Pembangunan: Kajian Ekonomi Politik Akar Krisis Indonesia dan pada tahun 2001.