"Kalau sudah diputuskan, semua harus ikut, kita kan punya konstitusi yang sama untuk mengatur hal ini," ujar Bupati Belitung Timur ini saat ditemui di Habibie Center, Selasa (11/11).
Senin lalu, FPI bersama ormas Islam lain melakukan demonstrasi menolak Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta. FPI dan ormas yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Jakarta menolak Ahok menjadi gubernur karena mantan Bupati Belitung Timur itu tidak beragama Islam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Katakanlah: "Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Sebelumnya Ahok juga menegaskan FPI telah melawan konstitusi karena menolaknya menjabat gubernur karena perbedaan agama. Ahok juga telah melayangkan dua surat ke dua kementerian untuk membubarkan FPI.
Menurut Ahok, tindakan FPI yang anarki justru telah merusak dan mempermalukan Islam dan tidak pantas ada di Indonesia.
Basuri berharap agar polemik antara Ahok dan FPI tidak berkepanjangan. Dia berharap FPI berbesar hati menerima kakaknya menjadi gubernur, karena sudah merupakan ketetapan Tuhan.
"Sederhana saja, kalau Tuhan sudah bilang kamu A jadi presiden, jadi. Kun fayakun, selesai," tegas Basuri.