"Dia sudah melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga partai, selain itu dia juga sudah tidak bisa mempertanggungjawabkan kegiatan-kegiatannya," ujar salah satu Ketua Dewan Perwakilan Pusat Partai Golkar, Agun Gunanjar di Kantor DPP Golkar, Selasa (25/11).
Dia pun menyebut Ical, panggilan akrab Aburizal Bakrie, telah memaksakan kehendaknya dan mengambil keputusan dengan tidak demokratis. Agun mengatakan, kedaulatan ada di tangan anggota dan tidak bisa diputuskan sepihak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Ical memutuskan Munas Golkar akan diadakan pada Ahad (30/11) di Bali. Jadwal tersebut merupakan hasil dari Rapat Pimpinan Nasional yang diadakan di Yogyakarta. Selain itu, dia juga berencana akan mencalonkan diri kembali sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar.
Agun mengungkapkan dirinya juga tidak mempermasalahkan jika nantinya ada indikasi terjadi munas ganda. "Kami tidak pernah mengatakan akan ada dua munas, karena bagi kami itu (Munas Bali) sudah dianggap tidak ada," kata Agun.