Salah seorang dari pecalang mengatakan kepada media, ada dugaan saat ini ada serombongan orang yang belum teridentifikasi akan menggeruduk tempat dilangsungkanya Munas IX Golkar. Sebelumnya, Ketua pecalang Desa Adat Bualu, Wayan Supardi mengatakan barisan pecalang diterjunkan bukan untuk mengamankan Munas Golkar, melainkan untuk menjaga keamanan di wilayahnya.
(Baca juga:Seratus Pecalang Ikut Amankan Munas Golkar)
"Kami pecalang dari Desa Adat Bualu menerjunkan sekitar 100 pecalang. Ini bukan untuk Munas. Kami di sini untuk menjaga wilayah kami sendiri," kata Wayan kepada CNN Indonesia, Ahad (30/11).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Wilayah kami ini bukan sekadar ikon pariwisata Indonesia. Nusa Dua telah menjadi barometer keindahan wisata dunia," kata Wayan.
Wayan mengatakan, pengamanan gelaran Munas Golkar di The Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, dibagi dalam lima ring pengamanan. Pecalang mendapat jatah pengamanan di ring lima, alias areal terluar sebelum memasuki pintu masuk pos keamanan Hotel Westin.
Sementara itu, ring empat dan ring tiga dijaga oleh organisasi masyarakat setempat. Untuk ring dua dan ring satu, pengamanan dikendalikan oleh Ormas internal Partai Beringin.