"Ada mobilisasi di munas untuk memenangkan Aburizal. Semua orang tahu. Bahkan sopir taksi saja tahu," kata Goesra saat mengembalikan kartu peserta Munas kepada panitia di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Selasa sore (2/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Goesra menyadari langkah yang dilakukan olehnya sangat frontal. Mengundurkan diri dari kepengurusan partai di tengah munas sangat berisiko mendapat sanksi. "Tapi saya siap menerima risiko jika akhirnya bakal dipecat dari kader Golkar," ujarnya.
Siang ini kubu Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono menggelar rapat khusus untuk melayangkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara dan Kemenkumham. Pertemuan tersebut untuk membicarakan langkah ke depan terkait penolakan penyelenggaraan dan hasil dari Munas Bali dengan mengantongi bukti rekaman pembicaraan Ketua Steering Committee Nurdin Halid dengan para pemilik suara di tingkat dewan pimpinan daerah.