Padahal keputusan pemecatan itu, menurut Nurdin, diambil berdasarkan surat rekomendasi dari Muladi. Muladi pun tak hadir ketika surat rekomendasi itu dibacakan oleh Nurdin di hadapan peserta Munas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nurdin pun mengetok palu tanda pemecatan telah sah, dan disambut peserta Munas dengan wajah girang.
Maka surat rekomendasi tersebut amat bertentangan dengan keinginan Muladi. “Saya harap Pak Ical jangan mendahului upaya rekonsiliasi. Sanksi pemecatan supaya dihindari. Rekonsiliasi adalah jalan terbaik,” ujar Muladi saat makan siang, kemarin.
Muladi menekankan betapa pentingnya mengajak kubu Agung kembali merapat ke Golkar di bawah Ical. Ia bahkan mengatakan akan meminta bantuan tokoh senior Golkar, mantan ketua umum Golkar Jusuf Kalla dan Ketua Dewan Pertimbangan Golkar Akbar Tandjung, untuk meneruskan upaya mediasi.
Kontrasnya ucapan Muladi dengan fakta yang terjadi, menandakan pergolakan masih berlangsung di tubuh Golkar menjelang ditetapkannya Ical sebagai ketua umum partai itu untuk periode keduanya.